Kesejahteraan Guru Pendidikan Agama Islam dan Implikasinya Terhadap Mutu Pendidikan: Sebuah Analisis Teoretis Multidimensi
DOI:
https://doi.org/10.55681/nusra.v7i2.6168Keywords:
PAI Teacher Welfare, Educational Quality, Maqasid Al-Shariah, Motivation–Hygiene Theory, TQMAbstract
The low welfare of Islamic Religious Education (PAI) teachers in Indonesia represents a systemic paradox. Recent national reports indicate that a significant proportion of non-civil servant teachers receive salaries below the regional minimum wage, highlighting a structural welfare gap. This study aims to (1) map the welfare problems of PAI teachers in financial, psychological, and professional dimensions during the 2021–2026 period, (2) analyze the implications of welfare deficits on the quality of educational processes and outcomes, and (3) formulate integrative policy solutions based on modern management theory and Maqasid al-Shariah. This study employs a systematic library research design by reviewing 35 scholarly articles indexed in Sinta and Scopus databases published between 2021 and 2026. The inclusion criteria include relevance to teacher welfare, educational quality, and Islamic education, while exclusion criteria include non-peer-reviewed sources and outdated publications. The data are analyzed qualitatively using a descriptive method, applying the frameworks of Motivation–Hygiene Theory (Herzberg), Maqasid al-Shariah Theory (Al-Shatibi), and Total Quality Management (TQM). The findings indicate that welfare deficits are primarily associated with financial insecurity, excessive administrative workload, and limited professional development opportunities. These conditions significantly affect pedagogical performance and reduce the effectiveness of character education.
Downloads
References
Agbeyinka, I. (2025). Welfare package and job satisfaction among teachers: A comparative study. J-MACC: Journal of Management and Accounting, 8(1), 45–58.
Alhafiz, M. R. (2025). Pemetaan karakteristik siswa oleh guru agama dalam Kurikulum Merdeka. Jurnal Pedagogi Agama, 12(2), 110–125.
Aulia, F., dkk. (2025). Kelemahan pelaksanaan PAI: Dampak kurangnya guru kompeten dan kesejahteraan rendah. Mesada: Jurnal Pendidikan Islam, 7(1), 22–35.
Daryanto. (2023). Standar kompetensi dan sertifikasi guru. Gava Media.
Fauzi, A. (2024). Analisis kebijakan tunjangan kinerja guru PAI terhadap produktivitas kerja. Jurnal Administrasi Pendidikan Islam, 6(3), 201–215.
Grove, S. (2024). Mental health and supportive learning environments: The role of teacher well-being. International Journal of Educational Psychology, 13(1), 88–102.
Hapsari, D. (2024). Motivasi belajar siswa di tengah krisis pengajar agama di sekolah umum. Jurnal Psikologi Pendidikan, 11(4), 312–325.
Hasanah, U., & Zainuddin. (2024). Problematika kesejahteraan guru honorer dan implikasinya terhadap kinerja pedagogik. Jurnal Manajemen Pendidikan, 9(2), 145–160.
Hidayatulloh, M. (2024). Pelatihan profesional berbasis kesejahteraan: Studi kasus guru PAI di Jawa Timur. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 14(1), 55–70.
Hutasuhut, R., dkk. (2025). Teacher welfare management and student literacy: A correlational study. International Journal of Education Research, 10(2), 154–168.
Ibrahim, K. (2025). Relationship between salary payments and teacher retention in private schools. Educational Management Administration & Leadership, 53(1), 40–55.
Ilmiyah, N., dkk. (2021). Problematika pembelajaran PAI di daerah terpencil: Studi kesejahteraan dan aksesibilitas. Al-Mikraj: Jurnal Studi Islam, 4(2), 89–104.
Iskandar, D. (2023). Kebutuhan sosial dan psikologis guru PAI dalam menghadapi perubahan kurikulum. Jurnal Konseling Pendidikan, 7(2), 120–134.
Keputusan Menteri Agama (KMA) No. 211 Tahun 2011 tentang Pedoman Pengembangan Standar Nasional Pendidikan Agama Islam di Sekolah.
Lestari, P. (2024). Work-life balance guru PAI honorer: Antara pengabdian dan tuntutan ekonomi. Jurnal Sosiologi Pendidikan, 5(3), 210–225.
Martini, R. (2025). Analisis data insentif guru agama non-ASN: Evaluasi kebijakan daerah. Jurnal Kebijakan Publik Indonesia, 11(1), 77–92.
Maulana, M. F. (2022). Dampak kesejahteraan guru PAI terhadap kompetensi profesional di madrasah. eL-Muhbib: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Dasar, 6(1), 33–48.
Mulyasa, E. (2022). Menjadi guru profesional: Menciptakan pembelajaran kreatif dan menyenangkan. Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2024). Manajemen kurikulum merdeka dan beban kerja guru: Tantangan masa depan. Jurnal Inovasi Pendidikan, 15(2), 188–203.
Mustaqim, A. (2025). Tantangan diferensiasi pembelajaran PAI di tengah keterbatasan fasilitas. Jurnal Riset Pendidikan Agama, 9(1), 66–81.
Nafiah, A. (2023). Problematika guru PAI dalam implementasi kurikulum merdeka [Skripsi/Tesis, UIN Sunan Ampel Surabaya]. Digital Library UINSA.
Peraturan Pemerintah No. 41 Tahun 2009 tentang Tunjangan Profesi Guru dan Dosen, Tunjangan Khusus Guru dan Dosen, serta Tunjangan Kehormatan Profesor.
Priyono, H. (2024). Profesionalisme guru di era disrupsi digital: Tuntutan vs realitas kesejahteraan. Jurnal Teknologi Pendidikan, 12(3), 301–315.
Rahman, A. (2025). Digital burnout pada guru PAI di perkotaan: Studi fenomenologi. Jurnal Kesehatan Mental Pendidikan, 4(2), 144–159.
Ramayulis. (2022). Metodologi pendidikan agama Islam. Kalam Mulia.
Ramayulis. (2024). Rekonstruksi kurikulum PAI masa depan: Integrasi sains dan agama. Jurnal Pendidikan Islam Terpadu, 8(1), 10–25.
Saidah, A. F., & Sholikah, N. M. (2026). Fenomena kesejahteraan guru agama rendah dalam perspektif maqasid syari'ah. At-Thullab: Jurnal Mahasiswa PAI, 5(1), 1–18.
Sari, M. A., dkk. (2024). Dampak kesejahteraan finansial terhadap motivasi mengajar guru di sekolah swasta. Future Academia: Journal of Multidisciplinary Research, 3(2), 123–138.
Setiani, L., & Wakinah. (2025). Strategi motivasi guru dalam meningkatkan literasi keagamaan siswa. Jurnal Literasi Pendidikan, 6(1), 45–60.
Surya, E. (2025). Kesejahteraan guru dan kualitas karakter siswa: Analisis dampak hidden curriculum. Jurnal Etika dan Moralitas, 7(2), 190–205.
Tafsir, A. (2021). Filsafat pendidikan islami. Remaja Rosdakarya.
Tafsir, A. (2023). 12 Permasalahan fundamental pendidikan agama Islam di sekolah. Jurnal Pemikiran Islam (Repost Edition), 10(1), 5–20.
Umam, K. (2023). Evaluasi kesejahteraan guru di sekolah swasta berbasis wakaf produktif. Jurnal Ekonomi Syariah dan Pendidikan, 4(4), 332–347.
Undang-Undang Republik Indonesia No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.
Wahyudin, D. (2021). Pengaruh tingkat kesejahteraan dan beban kerja terhadap kinerja guru PAI. An-Nidhom: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 6(2), 112–127.
Wahyuni, S. (2026). Dampak sertifikasi terhadap etos kerja guru PAI: Studi longitudinal. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 14(1), 88–103.
Zuhri, M. (2026). Implementasi keadilan upah dalam pendidikan Islam: Tinjauan fikih ijarah. Jurnal Hukum Ekonomi Islam, 9(1), 21–36.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Musyrifah Zidni Baroroh, Moh. Sugeng Solehuddin, Abdul Khobir, Slamet Untung, Sopiah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









