Akuntabilitas Implementasi Kebijakan Pesantren Ramah Anak : Evaluasi Model CIPP Di Pesantren Putri Al Mawaddah

Authors

  • Hanif Musthofa Al Fajri Program Studi Megister Kebijakan Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia
  • Mami Hajaroh Program Studi Megister Kebijakan Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55681/nusra.v7i2.6317

Keywords:

Child-Friendly Islamic Boarding School, Policy Accountability, CIPP Evaluation Model, Islamic Boarding School, Mixed Methods

Abstract

This study aims to describe the accountability of implementing the Child-Friendly Islamic Boarding School (PRA) policy at Al Mawaddah Coper Ponorogo Girls' Islamic Boarding School. It examines accountability across context, input, process, and product aspects, focusing on transparency, responsibility, and evaluation. The research employs a mixed-methods approach with a concurrent embedded design using the CIPP evaluation model. Data were collected through interviews, questionnaires, observation, and documentation, involving school leaders, administrators, teachers, musrifah, and santriwati. Quantitative data were analyzed using descriptive statistics, while qualitative data followed the Miles and Huberman interactive model. The findings indicate that context accountability reached 76% (accountable), input accountability 73.5% (accountable), process accountability 69% (moderately accountable), and product accountability 71.75% (accountable). The results show that although the policy has been implemented relatively well, challenges remain in monitoring, evaluation, and stakeholder participation. Therefore, this study recommends strengthening monitoring and evaluation systems, improving human resource capacity, and refining internal regulations to enhance the sustainability and effectiveness of the PRA policy implementation.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdul Latif, M., Hasyim Rosyidi, M., & Khoiriah, R. (2021). Sekolah Ramah Anak Berintegritas Pesantren. Jurnal Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) Lamongan, 16(02), 2.

Abdurahman, D. (2016). Implementation of Child Friendly Care in Pesantren in Indonesia. Jurnal Pendidikan Islam, 22(1), 1–23.

Ahmad Saifuddin. (2022). Eksistensi Kurikulum Pesantren dan Kebijakan Pendidikan. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 19(2), 207–234.

Albert, A., & Sesmiarni, Z. (2022). Strategi Peningkatan Kualitas Pendidikan Pesantren Melalui Pengembangan Program Pesantren Ramah Anak. Jurnal Pendidikan Indonesia, 3(11), 966–983. https://doi.org/10.36418/japendi.v3i11.1223

Alberth, A., & Zulfani, D. (2024). Implementation of Child Friendly Boarding Program. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 9(2), 466–477.

Aprilia, D. C., Mu'ti, A., & Sururi. (2022). Kekerasan Seksual di Lingkungan Pesantren. Journal on Education, 5(01), 662–675.

Arif, M. (2023). Maqashid Al-Shari'ah Sebagai Panduan Etis Pengembangan Pesantren Ramah Anak di Indonesia. YUDISIA: Jurnal Pemikiran Hukum dan Hukum Islam, 14(2), 202. https://doi.org/10.21043/yudisia.v14i2.20014

Bafaqih, H., & Sa'adah, U. L. (2023). Pesantren Ramah Santri, Respons Mencegah Kekerasan di Pesantren. Jurnal LeECOM (Leverage, Engagement, Empowerment of Community), 4(2), 165–172. https://doi.org/10.37715/leecom.v4i2.3510

Elisabeth. (2024). Penerapan Sekolah Ramah Anak yang Tepat demi Terwujudnya Hak-Hak Sesuai dengan Kebijakan Hukum dan Perlindungan Hak Anak. Jurnal Hukum dan Perlindungan Anak, 2(3), 454–474.

Faiz, A., Kurniawaty, I., & Purwati, P. (2023). Sekolah Ramah Anak Sebagai Upaya Pencegahan Bullying dan Kekerasan pada Peserta Didik. Jurnal PGSD, 9(2), 62–68. https://doi.org/10.32534/jps.v9i2.4978

Fauziati, E., Suharyanto, S., Nurcholis, I., & Santriane, A. (2021). Pelatihan dan Modelling Implementasi Sekolah Ramah Anak Bagi Guru Sekolah Menengah Atas. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 5(1), 1017. https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6760

Fionita, W., Lauchia, R., Windari, S., & Wijaya, H. A. (2024). Monitoring dan Evaluasi Kebijakan Pendidikan. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(6), 5732–5739. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i6.4535

Haekal, M., & Kholiq, A. (2024). Sosialisasi Pentingnya Pendidikan untuk Mengurangi Tingkat Putus Sekolah di Desa Cibareno. Dinamika: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 11(1), 10–18.

Hasanah, U. (2019). Mengembangkan Life Skill Santri di Pondok Pesantren Putri Al-Mawaddah Ponorogo. Jurnal Pendidikan Islam, 8(1), 1–15.

Ikromussalam, S. H. (2023). Analisis Kebijakan Pemerintah tentang Pesantren Ramah Anak dalam Upaya Preventif Kekerasan Seksual di Pondok Pesantren. Fahima, 2(01), 13–24. https://doi.org/10.54622/fahima.v2i01.91

Inniyah, S. (2022). Evaluasi Pelaksanaan Kebijakan Program Sekolah Ramah Anak pada SMP Negeri 2 Tenggarong dengan Model Evaluasi CIPP. Jurnal Administrasi Pendidikan, 12(1), 39–54.

Jannah, M., & Malaikosa, Y. M. L. (2024). Penerapan Sekolah Ramah Anak dalam Meningkatkan Karakter Anak di TK Al Hikmah. Jurnal Sosiologi Pendidikan dan Pendidikan IPS (SOSPENDIS), 2(2), 64–72.

Jannah, R. (2024). Kaleidoskop 2024: 114 Kasus Kekerasan Terjadi di Pesantren, PBNU Bentuk Satgas untuk Menanganinya. NU Online. https://www.nu.or.id

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2021). Pedoman Pesantren Ramah Anak. Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2022). Peraturan Menteri Agama Nomor 73 Tahun 2022 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Satuan Pendidikan. Kemenag RI.

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2024). Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 1262 Tahun 2024 tentang Petunjuk Teknis Pengasuhan Ramah Anak di Pesantren. Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2025). Peta Sebaran Pesantren 2025. EMIS Kemenag. https://emis.kemenag.go.id

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. (2025). Peta dan Sebaran Kasus Kekerasan Tahun 2025. Kemen PPPA.

Komnas HAM. (2022). Laporan Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan Berbasis Agama. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia.

Mardiasmo. (2009). Akuntabilitas Sektor Publik. Andi Offset.

Muafiah, E., Sofiana, N. E., & Khasanah, U. (2022). Pesantren Education in Indonesia: Efforts to Create Child-Friendly Pesantren. Ulumuna, 26(2), 447–471. https://doi.org/10.20414/ujis.v26i2.558

Muslim, M. (2017). Eksistensi Gontor di Tengah Arus Modernisasi Pendidikan: Sebuah Model Inovasi Kurikulum. Jurnal Penelitian Pendidikan, 17(2), 167–178. https://doi.org/10.17509/jpp.v17i2.8252

Nadlifuddin, M. I. (2024). Child-Friendly Pesantren Concept: A Strategic Approach to Empowering Children's Rights. Jurnal Pendidikan Islam, 5(2), 1–18.

Natsir, A. (2023). Evaluasi Program Pesantren Ramah Anak Model CIPP di Provinsi Sumatera Barat. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 8(1), 45–62.

Rusdiana, A. (2015). Kebijakan Pendidikan: dari Filosofi ke Implementasi. Pustaka Setia.

Setiawan, A. (2023). Kekerasan di Lembaga Pendidikan Islam: Tinjauan Kritis 2017–2021. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 8(2), 112–128.

Shobir, A., Suriswo, S., & Basukiyatno, B. (2024). Pengaruh Implementasi Program Sekolah Ramah Anak terhadap Peningkatan Motivasi Belajar dan Karakter Siswa SD. Journal of Education Research, 5(3), 3647–3658. https://doi.org/10.37985/jer.v5i3.1462

Sholeh, M. I. (2023). Transparansi dan Akuntabilitas dalam Membangun Citra Positif Melalui Manajemen Pendidikan yang Berkualitas. Tadbiruna, 3(1), 43–55. https://doi.org/10.51192/tadbiruna.v3i1.622

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Alfabeta.

Suryarandika, R. (2023). FSGI Ungkap 10 Kasus Kekerasan Seksual di Satuan Pendidikan pada 2023, 86 Anak Jadi Korban. Republika. https://news.republika.co.id

Downloads

Published

2026-05-31

How to Cite

Fajri, H. M. A., & Hajaroh, M. (2026). Akuntabilitas Implementasi Kebijakan Pesantren Ramah Anak : Evaluasi Model CIPP Di Pesantren Putri Al Mawaddah. NUSRA : Jurnal Penelitian Dan Ilmu Pendidikan, 7(2), 1196–1207. https://doi.org/10.55681/nusra.v7i2.6317