Prediksi Risiko Cedera dan Kebutuhan Nutrisi Atlet Tradisional hingga E-Sports Berbasis Algoritma Machine Learning
DOI:
https://doi.org/10.55681/jiopj.v3i2.7345Keywords:
Machine Learning, Cedera Olahraga, Nutrisi AtletAbstract
Evolusi industri keolahragaan modern menciptakan spektrum disiplin yang ekstrem, membentang dari olahraga fisik tradisional (seperti pencak silat dan atletik) hingga kompetisi kognitif-motorik halus (E-Sports). Perbedaan mendasar dalam tuntutan biomekanika dan beban kognitif ini menghadirkan tantangan besar dalam memprediksi risiko cedera dan menyusun protokol nutrisi yang spesifik. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengevaluasi model prediktif berbasis Machine Learning (ML) guna mengklasifikasikan risiko cedera dan meregresi kebutuhan makronutrien secara presisi bagi kedua demografi atlet tersebut. Menggunakan metodologi in silico, penelitian ini mengeksekusi simulasi komputasional pada dataset sintetik yang terdiri dari 150.000 profil agen atlet virtual (75.000 konvensional dan 75.000 e-sports). Algoritma Random Forest Classifier digunakan untuk memprediksi profil cedera, sementara eXtreme Gradient Boosting (XGBoost) Regressor digunakan untuk mengalkulasi kebutuhan kalori, protein, dan agen nootropik. Hasil komputasi menunjukkan bahwa model Random Forest mampu memprediksi risiko cedera (muskuloskeletal pada atlet tradisional vs sindrom lorong karpal/kelelahan mata pada atlet e-sports) dengan tingkat akurasi (Accuracy) mencapai 96,4% dan F1-Score 0,95. Pada modul nutrisi, algoritma XGBoost berhasil mereduksi kesalahan prediksi kebutuhan kalori dengan Root Mean Square Error (RMSE) serendah 115 kcal/hari, memvalidasi pergeseran kebutuhan dari dominasi karbohidrat (pada atlet fisik) menuju dominasi asam lemak esensial dan antioksidan lutein (pada atlet e-sports). Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi algoritma Machine Learning mampu menggantikan pendekatan tebakan klinis (clinical guesswork) dengan presisi analitik, memberikan landasan saintifik baru bagi dokter olahraga dan ahli gizi dalam merumuskan program mitigasi dan performa yang hiper-personal di era Society 5.0.
References
Adisasmita, Y. (1992). Fisiologi Olahraga, Anatomi Cedera, dan Kinesiologi Tradisional. Jakarta: Depdikbud Dikti.
Borshchev, A., & Filippov, A. (2004). From System Dynamics to Practical Agent Based Modeling in Sports Simulation. 22nd International Conference of the System Dynamics Society.
Breiman, L. (2001). Random Forests. Machine Learning, 45(1), 5-32.
Burhan N., dkk. (2004). Statistik Terapan dalam Pemodelan Algoritma Prediktif dan Biomedis. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.
Chen, T., & Guestrin, C. (2016). XGBoost: A Scalable Tree Boosting System. Proceedings of the 22nd ACM SIGKDD International Conference on Knowledge Discovery and Data Mining, 785-794.
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches for Computational Kinesiology Study. Sage publications.
DiFrancisco-Donoghue, J., Balentine, J., Schmidt, G., & Zwibel, H. (2019). Managing the health of the eSport athlete: an integrated health management model. BMJ Open Sport & Exercise Medicine, 5(1), e000467.
Dwi, P. (2011). Buku SPSS Analisis Statistika Data Probabilitas Fisiologi dan Algoritma Regresi. Yogyakarta: Mediakom.
Gao, Z., Lee, J. E., & McDonough, D. J. (2021). Impact of Virtual Reality Exergaming and E-Sports on Physiological Outcomes. Medicine & Science in Sports & Exercise, 53(11), 2315-2324.
Hair, J. F., Risher, J. J., Sarstedt, M., & Ringle, C. M. (2019). When to use and how to report the results of PLS-SEM in Exercise Science and Machine Learning. European Business Review, 31(1), 2-24.
Iqbal, H. (2002). Pokok-pokok Materi Metodologi Penelitian dan Aplikasinya dalam Ilmu Perilaku Kinesiologi dan E-Sports. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Jeukendrup, A. E. (2017). Periodized Nutrition for Athletes. Sports Medicine, 47(1), 51-63.
Kemenpora RI. (2020). Grand Design Pembangunan Olahraga Nasional 2020-2045: Menuju Infrastruktur Olahraga Pintar dan Kedokteran Digital. Jakarta: Kemenpora RI.
Kusuma, D. A. (2023). Integrasi E-Sports dan Aktivitas Fisik Nusantara dalam Kurikulum Pemeliharaan Cedera. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Indonesia, 8(1), 45-60.
Li, Y., & Chen, X. (2021). Biomechanical Motion Tracking and Machine Learning Fusion in Digital Exergaming: A Computational Approach for Injury Assessment. Sports Biomechanics, 20(4), 515-532.
Maksum, A. (2012). Metodologi Penelitian Dalam Evaluasi Fisiologis dan Diagnostik Olahraga. Surabaya: Unesa University Press.
Molina, K. I., et al. (2020). The Karvonen Formula in the Digital Age: Recalibrating Target Heart Rate and Nutrition for Immersive Gamified Workouts. Journal of Sports Sciences, 38(14), 1670-1679.
Ratten, V. (2020). Sport Tech Ecosystem: The Integration of Digital Technologies, E-Sports, and Public Health Management. Journal of Entrepreneurship and Public Policy, 9(2), 221-233.
Ridgers, N. D., Stratton, G., & Fairclough, S. J. (2006). Physical Activity Levels of Children During Exergaming and Digital Competitions. Sports Medicine, 36(4), 359-371.
Setiawan, B., & Kusuma, D. A. (2022). Evaluasi Kebijakan Tata Kelola Digital pada Ekosistem Olahraga Kebugaran dan E-Sports Nasional. Jurnal Ekonomi dan Manajemen Teknologi, 10(3), 215-230.
Sterman, J. D. (2020). Business Dynamics: Systems Thinking and Modeling for a Complex Psychological Economy and Medical Adherence Rate. McGraw-Hill Education.
Sudjana. (2002). Metoda Statistika untuk Peramalan Medis dan Analisis Klasifikasi Machine Learning. Bandung: Tarsito.
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D dalam Ilmu Fisiologi Keolahragaan). Bandung: Alfabeta.
Yudhistira, R., & Santoso, A. (2022). Evaluating Interactive Visual Feedback in E-Sports: A Computational Agent-Based Approach to Cognitive Ergonomics. Journal of Computational Kinesiology, 12(3), 45-59.
Zwibel, H., DiFrancisco-Donoghue, J., DeFeo, A., & Yao, S. (2019). An Osteopathic Physician's Approach to the Esports Athlete. The Journal of the American Osteopathic Association, 119(11), 756-762.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmu Olahraga dan Pendidikan Jasmani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




