Pertimbangan Hakim Dalam Penjatuhan Hukuman Atas Tindak Pidana Narkotika: Studi Putusan 90/PID.SUS/2019/PN SLT dan 50/PID.SUS/2020/PN KTB
DOI:
https://doi.org/10.55681/jige.v7i3.6040Keywords:
Judicial Considerations, Sentencing, NarcoticsAbstract
Narcotics crimes are a serious concern in the Indonesian criminal justice system due to their widespread impact on individual health and public safety. This study aims to analyze the judge's considerations in issuing sentences below the minimum limit stipulated in Law Number 35 of 2009 concerning Narcotics in the Salatiga District Court Decision No. 90/Pid.Sus/2019/Pn Slt. The method used is legal research using both a statutory and case-based approach. The results show that the judge considered several mitigating factors, including the relatively small amount of narcotics, the defendant's role as a non-major dealer, and the defendant's track record of prior involvement in similar crimes. The judge's considerations are an important instrument in realizing substantive justice and demonstrate the flexibility of the application of narcotics criminal law according to the facts of the trial.
Downloads
References
Asshiddiqie, J. (2006). Perihal undang-undang. Jakarta: Konstitusi Press.
Dio Rayfindratama, A. (2023). Kebebasan hakim dalam menjatuhkan putusan di pengadilan. Jurnal Ilmu Hukum dan Tata Negara, 1(2), 1–7.
DM, M. Y., Fadhilah, F., Napitupulu, A. M., et al. (2023). Analisis peranan hakim dalam sistem peradilan pidana Indonesia. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 5(2), 396. https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/article/download/12726/9729
Dwi, E. (2016). Sistem minimum khusus dalam hukum pidana sebagai salah satu usaha pembaharuan hukum pidana Indonesia. Pustaka Magistar.
Ferdiansyah, R. (2010). Tujuan hukum menurut Gustav Radbruch. http://hukumindo.com/2011/11/artikel-politik-hukum-tujuan-hukum.html
Fileindi, M. N. (2013). Asas legalitas, kebebasan hakim menafsirkan hukum, dan kaidah yurisprudensi. https://www.hukumonline.com/klinik/a/asas-legalitas--kebebasan--lt514810646f40f/
Harahap, A. N. K., et al. (2024). Disparitas dalam hukum acara pidana dan tantangan netralitas dalam kasus publik: Studi kasus Ronald Tannur. Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, 8(10), 123–130. https://ejournal.warunayama.org/index.php/causa/article/download/7835/7158
Huda, C. (2011). Dari tiada pidana menuju tiada pertanggungjawaban pidana tanpa kesalahan. Jakarta: Kencana Prenada Media.
Humas BNN. (2020). Wamenkumham: Narkotika sebagai kejahatan yang unik dan extra ordinary crime. https://bnn.go.id/wamenkumham-narkotika-sebagai-kejahatan-unik-extra-ordinary/
Montesquieu. (2006). De l’esprit des lois (The spirit of laws). Jakarta: Rajawali Pers.
Nurgiyantoro, Y. (2023). Studi diskresi hakim dan implikasinya dalam penjatuhan hukuman pidana. Jurnal Ilmu Hukum, 11(1), 75–92.
Putra, D. R., & Kiram, I. (2024). Disparitas dalam sistem pemidanaan: Studi perbandingan sistem hukum Indonesia dan Anglo-Saxon. Jurnal Hukum dan Pembangunan, 53(1), 13–14.
Rahmawan, R., Junaedi, & Waluyadi. (2022). Penjatuhan pidana minimum khusus dalam tindak pidana narkotika pada Pengadilan Negeri Kuningan. Syntax Literate. https://jurnal.syntaxliterate.co.id/index.php/syntaxliterate/article/view/12062/7648
Soekanto, S. (2019). Sosiologi hukum: Suatu pengantar. Jakarta: Rajawali Pers.
Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).
Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009.
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana, Pasal 1 Ayat (1)Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 Tentang Kekuasaan Kehakiman, Pasal 3 Ayat (2).
Putusan Pengadilan Negeri Salatiga Nomor 90/Pid.Sus/2019/PN Slt.
Putusan Pengadilan Negeri Kotabaru Nomor 50/Pid.Sus/2020/PN Ktb.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ayu Andhyra Putranti Khadijah, Yurika Fahliany Dewi, Istani, Aristoteles

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








