Pentingnya Gizi Seimbang Untuk Tumbuh Kembang Anak Yang Optimal Dengan Studi Kasus Di Posyandu Panca Warna Desa Pengadangan
Keywords:
Balanced Nutrition, Nutritional Status, Posyandu, Children Under FiveAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis status gizi anak usia 0–59 bulan serta mengetahui apakah anak tersebut memiliki Gizi yang cukup untuk tumbuh dan berkembang dengan baik. Studi dilakukan di Posyandu Panca Warna, Desa Pengadangan, Lombok Timur, dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Sampel terdiri dari 20 anak yang hadir saat kegiatan posyandu dan memiliki data lengkap berat badan, tinggi badan, dan usia. Pengukuran status gizi dilakukan berdasarkan indikator BB/U dan BB/TB sesuai standar WHO dan Permenkes RI No. 2 Tahun 2020. Hasil menunjukkan bahwa 85% anak memiliki status gizi baik, sementara 15% tergolong gizi kurang. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun mayoritas anak tumbuh sesuai standar, masih ada sebagian kecil yang perlu perhatian khusus dalam hal pemenuhan gizi. Peran posyandu sebagai wadah pemantauan dan edukasi gizi terbukti penting dalam mendukung pertumbuhan anak yang optimal. Edukasi kepada orang tua serta dukungan dari pemerintah desa diperlukan untuk mencegah dan menangani kasus gizi kurang secara berkelanjutan.
References
Afrinis, N., Indrawati, I., & Raudah, R. (2021). Hubungan Pengetahuan Ibu Pola Makan dan Penyakit Infeksi Anak dengan Status Gizi Anak Prasekolah. Aulad: Journal on Early Childhood, 4(3), 144-150.
Azijah, I., Adawiyah, A. R., & Hasanah, N. (2022). Edukasi Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Pra Sekolah. Jurnal Pelayanan Dan Pengabdian Masyarakat (Pamas), 6(1), 57-64.
Dahlia, J. K., & Indonesia, I. D. A. (2017). Pentingnya Pemantauan Tumbuh Kembang 1000 Hari Pertama Kehidupan Anak. Ikatan Dokter Anak Indonesia, 1-6.
Domoff, S. E., Borgen, A. L., Foley, R. P., & Maffett, A. (2019). Excessive Use of Mobile Devices and Children's Physical Health. Human Behavior and Emerging Technologies, 1(2), 169-175.
Hamsah, I. A.,Darmiati,D.,&Mirnawati, M. (2020). Deteksi Dini Tumbuh Kembang Balita di Posyandu. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 9(2), 1003-1008.
Kemenkes, R.I. (2019). Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. 2020. Profil Kesehatan Indonesia.
Kris-Etherton, P. M.,dkk. (2021). Nutrition and Behavioral Health Disorders: Depression and Anxiety. Nutrition reviews, 79(3), 247-260.
Peraturan Nomor , (2). Tahun 2020 Tentang Standar Antropometri Anak
Puspasari, N.,& Andriani, M. (2017). Hubungan Pengetahuan Ibu tentang Gizi dan Asupan Makan Balita dengan Status Gizi Balita (BB/U) usia 12-24 bulan. Amerta Nutrition, 1(4), 369-378.
Rocka, A.,dkk. (2022). The Impact of Digital Screen Time on Dietary Habits and Physical Activity in Children and Adolescents. Nutrients, 14(14), 2985.
Sari, D. P., dkk (2021). Hubungan Pengetahuan dan Persepsi Ibu tentang Status Gizi Anak dengan Perilaku Ibu Dalam Pemberian Makan Anak. Journal of Nutrition College, 10(2), 140-148.
Sugeng, H. M., Tarigan, R., & Sari, N. M. (2019). Gambaran Tumbuh Kembang Anak pada Periode Emas Usia 0-24 bulan di Posyandu Wilayah Kecamatan Jatinangor. Jurnal Sistem Kesehatan, 4(3).
Sundari, S., & Khayati, Y. N. (2020). Analisis Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Gizi dengan Status Gizi Balita. Indonesian Journal of Midwifery (IJM), 3(1), 17-22.
World Health Organization. (2006). WHO Child Growth Standards: Length/Height-For-Age, Weight-For-Age, Weight-For-Length, Weight-For-Height and Body Mass Index-For-Age: Methods and Development. In WHO Child Growth Standards: Length/Height-For-Age, Weight-For-Age, Weight-For-Length, Leight-For-Height and Body Mass Index-For-Age: Methods and Develop.



