Tinjauan Yuridis Terhadap Kewenangan Pengadilan Negeri dalam Mengadili Perbuatan Melawan Hukum Yang Dilakukan Oleh Anggota KPU dalam Proses Penyelenggaraan Pemilihan Umum
DOI:
https://doi.org/10.55681/sentri.v5i6.6880Keywords:
District Court Authority, Unlawful Act, General Election Commission (KPU), Election Administration, Juridical Review.Abstract
This research examines the authority of the District Court (Pengadilan Negeri) in adjudicating unlawful acts (perbuatan melawan hukum) committed by members of the General Election Commission (KPU) during the electoral process in Indonesia. As a state administrative body, the KPU holds a strategic role in ensuring democratic and fair elections. However, in practice, administrative errors, abuse of authority, or negligence by KPU members may cause material or immaterial losses to election participants or the public, thereby constituting unlawful acts under Article 1365 of the Indonesian Civil Code. This raises a fundamental legal question: whether such acts fall under the jurisdiction of the District Court as a general civil court, or whether they should be resolved through special mechanisms such as the Election Supervisory Body (Bawaslu), the Election Organizers Honorary Council (DKPP), or the State Administrative Court (PTUN). This normative juridical research employs a statutory approach and literature study to analyze legal norms, doctrines, and relevant court decisions. The findings indicate that the District Court has the authority to adjudicate unlawful act claims against KPU members when the act causes personal civil losses, is separable from formal administrative decisions, and does not fall within the exclusive jurisdiction of administrative or electoral dispute resolution mechanisms. This research contributes to providing legal clarity and strengthening the accountability of election organizers in Indonesia.
Downloads
References
Adonara, G. Y. (2015). Hukum kekuasaan kehakiman di Indonesia. Graha Ilmu.
Amin, S. M. (1981). Demokrasi selayang pandang (Cet. ke-2). Pradyna Paramita.
Andriani, R. (2021). Etika dan hukum dalam penyelenggaraan pemilu di Indonesia. Deepublish.
Hadi, F., Ramadhan, R., & Lestari, N. (2023). Pendidikan kewarganegaraan dalam konteks demokrasi dan hak asasi manusia. Deepublish.
Ibrahim, J. (2007). Teori dan metodologi penelitian hukum normatif. Bayumedia Publishing.
Kusman, D. (2024). Kewenangan Mahkamah Konstitusi dalam menyelesaikan sengketa hasil Pilkada (Studi Kasus Putusan MK Nomor 53/PHP.BUP-XIX/2021) [Skripsi/Tesis, tidak diterbitkan].
Labolo, M., & Ilham, R. (2015). Sistem politik Indonesia. RajaGrafindo Persada.
Latuconsina, H. (2015). Hukum acara perdata di Indonesia. Rajawali Pers.
Latuconsina, H. (2017). Kemandirian kekuasaan kehakiman dalam sistem peradilan Indonesia. Kencana.
Mahfud, M. M. (2017). Politik hukum di Indonesia. PT Raja Grafindo Persada.
Nasution, F. (2023). Tanggung jawab hukum anggota KPU dalam penyelenggaraan pemilu: Perspektif administrasi, pidana, dan etika. Kencana.
Nugroho, M. A. (2023). Ketepatan penerapan kompetensi absolut terhadap gugatan perbuatan melawan hukum penguasa oleh Komisi Pemilihan Umum (Kajian Putusan Pengadilan Negeri Nomor: 757/Pdt.G/2022/PN.Jkt.Pst) [Disertasi, Universitas Islam Indonesia].
Puspitasari, D. (2019). Hukum acara perdata: Teori dan praktik peradilan di Indonesia. Refika Aditama.
Raja, R. (2024). Pemilihan umum dan konsolidasi demokrasi di Indonesia. Kencana.
Romadan, M. A. (2022). Pengantar hukum dan yurisdiksi peradilan di Indonesia. Kencana.
Slamet, R. (2013). Tanggung jawab perdata atas perbuatan melawan hukum. Sinar Grafika.
Supryadi, A., Yuliani, T., & Mantika, A. F. (2023). Analisis yuridis kompetensi absolute Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dalam memutus perbuatan melawan hukum oleh Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (Studi Kasus Putusan Nomor 757/Pdt.g/2022/Pn Jkt Pst). Unizar Law Review, 6(1).
Tohari, A. (2018). Hukum kekuasaan kehakiman di Indonesia. Raja Grafindo Persada.
Wibowo, A. P., Wardhana, E. W., & Nurgiansah, T. H. (2022). Pemilihan umum di Indonesia dalam perspektif Pancasila. Jurnal Kewarganegaraan, 6(2), 3217–3225.
Penelitian hukum normatif. (2013, 23 Agustus). Informasipendidikan.com. http://www.informasipendidikan.com/2013/08/penelitian-hukum-normatif.html
Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2019 tentang Pedoman Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu di Pengadilan Tata Usaha Negara.
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan.
Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman.
Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Gahtan Hanu Cakita, Muhammad Jarnawansyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





