Determinasi Petani Jagung Tidak Menjual Hasil Panen ke Bulog di Kabupaten Ogan Komering Ulu

Authors

  • Linda Susanta Program Pascasarjana Magister Ekonomi Pertanian, Universitas Baturaja
  • Fifian Permata Sari Program Pascasarjana Magister Ekonomi Pertanian, Universitas Baturaja
  • Enda Kartika Sari Program Pascasarjana Magister Ekonomi Pertanian, Universitas Baturaja

DOI:

https://doi.org/10.55681/sentri.v5i5.6268

Keywords:

Hasil Panen (Beras), BULOG, Regresi Linier Berganda

Abstract

Jagung (Zea mays L.) merupakan salah satu komoditas tanaman pangan yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi dan memiliki reputasi baik dipasaran lokal hingga internasional. Penelitian ini secara sengaja (purposive) dilakukakn di Kecamatan Lengkiti Kabupaten OKU dikarenakan belum ada yang melakukan penelitian ini sebelumnya. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil sampel di kecamatan yang mempunyai produksi Jagung terbesar yaitu Kecamatan Lengkiti. Tujuan dari penelitian ini menganalisis fakto-faktor yang mempengaruhi Keputusan petani jagung untuk tidak menjual hasil panen ke BULOG. Pengolahan data pada penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan Faktor-faktor yang mempengaruhi petani jagung tidak menjual hasil panen ke BULOG Kadar air, Harga BULOG dan biaya tambahan secara parsial dan simultan mempengaruhi Keputusan petani jagung.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arikunto, S. (2020). Prosedur Penelitian; Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.

Bachtiar. (2020). Tantangan dan Peran BULOG di Era Industri 4.0. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 3(1), 204-217.

Badan Pangan Nasional (2025,8 Oktober). Inpres No 10 Tahun 2025, Langkah Strategis Indonesia Mencapai Swasembada Pangan. https://badanpangan.go.id/blog/post/inpres-nomor-10-tahun-2025-langkah-strategis-indonesia-capai-swasembada-jagung

Badan Pusat Stsatistik (2025, 5 Oktober). Pada 2024, Luas Panen Jagung Pipilan Mencapai 2,55 Juta Hektare. Produksi Jagung Pipilan Kering dengan kadar Air 14% pada 2024 Sebanyak 15,15 Juta Ton. https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2025/02/03/2412/pada-2024--luas-panen-jagung-pipilan-mencapai-2-55-juta-hektare--produksi-jagung-pipilan-kering-dengan-kadar-air-14-persen-pada-2024-sebanyak-15-14-juta-ton-.html

Endang Lastinawati, Wika Asmaga, Ema Pusvita, Windi Lestari, Putri Ayu Ogari, Henny Rosmawati, Purwadi, Septianita, Piranti Herdaning Putri. (2025). Determinan Keputusan Petani Kopi Menjual Ke Tengkulak Di Desa Sinar Marga Kecamatan Mekakau Ilir Kabupaten Oku Selatan. Jurnal AGRIFO Vol.10 No. 1

Eneng Suhartatik, Mustopa Marli Batubara. (2022). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Petani Menjual Hasil Panen Dalam Bentuk Gabah Kepada Tengkulak Di Di Desa Mekarsari Kecamatan Muara Telang. Jurnal Societa XI – 2: 112 – 116.

Feriady, A., Mutmainnah, E., & Yawahar, J. (2022). Kajian Pemasaran Dan Farmer`S Share Karet Alam Rakyat Di Kecamatan Talang Empat Kabupaten Bengkulu Tengah. Jurnal Agribis, 17(2), 2361-2373.

Machieu, S. R., & Hippy, M. Z. (2021). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemasaran Jagung oleh Petani di Kabupaten Boalemo. Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis, 6(1), 18–28.

Muhamad, R., dan Rahim, E. (2021). Strategi Bauran Pemasaran (Marketing Mix) dalam Perspektif Syariah. Mutawazin (Jurnal Ekonomi Syariah),2(1), 15-16.

Muslim, A.F., Widadie, F., & Sutrisno, J. (2024). Analisis Rantai Pasokan Mentimun di Pasar Induk Kota Surakarta. Jurnal Agrifo, 9(1), 1-11.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta

Hidayat, R., & Pratama, A. (2022). Kendala Standardisasi Mutu Jagung dalam Penyerapan Gabah oleh Lembaga Pemerintah. Jurnal Ekonomi Pertanian Terpadu, 10(2), 145-158.

Prabowo, S. (2024). Analisis Efisiensi Pemasaran Jagung di Wilayah Sumatera Bagian Selatan: Pendekatan Biaya Logistik. Jurnal Agribisnis Indonesia, 12(1), 88-102.

Putri, D. A. (2022). Perilaku Ekonomi Petani dalam Pemilihan Saluran Pemasaran: Studi Kasus Pasar Jagung Rakyat. Ekonomika Pertanian, 11(3), 210-225.

Ramadhan, M. F., & Santoso, I. (2024). Determinasi Harga dan Loyalitas Petani terhadap Lembaga Penyangga Pangan Nasional. Journal of Food System and Agribusiness, 8(1), 12-25.

Sari, N. K., Wahyuni, S., & Mulyadi, A. (2023). Dampak Ketersediaan Alat Mesin Pertanian terhadap Kualitas Hasil Panen dan Keputusan Pemasaran Petani. Agritexts: Journal of Agricultural Extension, 47(2), 101-115.

Wicaksono, B., Gunawan, E., & Setiawan, H. (2023). Analisis Biaya Transaksi dalam Rantai Pasok Jagung di Indonesia. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 28(4), 560-572.

Downloads

Published

2026-05-31

How to Cite

Susanta, L., Sari, F. P., & Sari, E. K. (2026). Determinasi Petani Jagung Tidak Menjual Hasil Panen ke Bulog di Kabupaten Ogan Komering Ulu. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 5(5), 2913–2920. https://doi.org/10.55681/sentri.v5i5.6268