AGENSI BENDA DAN RELASI MANUSIA–NONMANUSIA DALAM NOVEL SEMUA IKAN DI LANGIT KARYA ZIGGY ZEZSYAZEOZIEVENNAZABRIZKIE: KAJIAN NEW MATERIALISM
DOI:
https://doi.org/10.55681/memace.v4i3.7229Keywords:
agensi benda, New Materialism, NonmanusiaAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis agensi benda dan relasi manusia–nonmanusia dalam novel Semua Ikan di Langit karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie dengan menggunakan perspektif New Materialism. Penelitian dilatarbelakangi oleh kecenderungan kajian sastra yang menempatkan manusia sebagai pusat pengalaman dan benda atau entitas nonmanusia hanya sebagai latar cerita. Padahal, novel Semua Ikan di Langit menghadirkan Bus Damri sebagai entitas nonmanusia yang memiliki posisi penting dalam membangun narasi, pengalaman, dan hubungan antartokoh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa kata, frasa, kalimat, dialog, narasi, dan penggambaran peristiwa yang menunjukkan keberadaan, fungsi, dan agensi entitas nonmanusia dalam novel. Analisis dilakukan melalui tahap identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa agensi benda dalam novel tampak melalui tiga bentuk utama, yaitu benda sebagai penggerak peristiwa, benda sebagai pembentuk pengalaman tokoh, dan benda sebagai entitas yang mengaburkan batas manusia dan nonmanusia. Selain itu, relasi manusia–nonmanusia tidak digambarkan secara hierarkis, melainkan sebagai hubungan yang saling memengaruhi. Temuan tersebut menunjukkan bahwa novel menawarkan kritik terhadap pandangan antropocentris sekaligus memperluas pemahaman mengenai posisi benda dalam kehidupan dan pengalaman manusia. Penelitian ini memperlihatkan bahwa New Materialism dapat menjadi perspektif alternatif dalam kajian sastra Indonesia kontemporer.
Downloads
References
Barad, K. (2007) Meeting the Universe Halfway: Quantum Physics and the Entanglement of Matter and Meaning. Durham: Duke University Press.
Bennett, J. (2010) Vibrant Matter: A Political Ecology of Things. Durham: Duke University Press.
Braidotti, R. (2013) The Posthuman. Cambridge: Polity Press.
DeLanda, M. (2016) Assemblage Theory. Edinburgh: Edinburgh University Press.
Harman, G. (2018) Object-Oriented Ontology: A New Theory of Everything. London: Pelican Books.
Hendri, H., & Murtafi'ah, W. (2024). The role of the environment in human life in the novels Tambora 1815 and Medulla Sinculasis by Paox Iben Mudhaffar. Jurnal DISASTRI: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 6(1), 23–34. https://doi.org/10.33752/disastri.v6i1.6054
Murtafi’ah, W. and Hendri, H. (2023) ‘Study of structure and educational values in Lelakaq Sasak’, Jurnal DISASTRI: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 5(3), pp. 482–495.
Nurgiyantoro, B. (2015) Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Puig de la Bellacasa, M. (2017) Matters of Care: Speculative Ethics in More Than Human Worlds. Minneapolis: University of Minnesota Press.
Ritzer, G. and Stepnisky, J. (2018) Sociological Theory. New York: McGraw-Hill Education.
Soper, K. (1995) What Is Nature? Culture, Politics and the Non-Human. Oxford: Blackwell.
Zezsyazeoviennazabrizkie, Z. (2017) Semua Ikan di Langit. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Ritzer, G. and Stepnisky, J. (2018) Sociological Theory. New York: McGraw-Hill Education.
Soper, K. (1995) What Is Nature? Culture, Politics and the Non-Human. Oxford: Blackwell.
Zezsyazeoviennazabrizkie, Z. (2017) Semua Ikan di Langit. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ayesha Nabila Raisa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




