Bahasa Indonesia sebagai Media Penguatan Nilai-Nilai Pancasila dan Bela Negara
DOI:
https://doi.org/10.55681/memace.v3i4.6874Keywords:
Bahasa Indonesia, Pancasila, Bela Negara, Identitas NasionalAbstract
Bahasa Indonesia memiliki peran penting sebagai identitas nasional bagi bangsa.Selain sebagai alat komunikasi, bahasa indonesia juga berfungsi sebagai sarana untuk mempromosikan mengkaji bagaimana bahasa indonesia berperan sebagai sarana dalam menjungjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan sebagai wujud pertahanan nasional Melalui analisis pustaka yang menelaah berbagai sumber akademis yang releva, penelitian ini juga menggunakan metodologi penelitian deskriptif kualitatif. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwasanya penggunaan Bahasa Indonesia yang benar bisa membantu menginternalisasi prinsip-prinsip Pancasila dalam interaksi social, termasuk persatuan, toleransi, penghormatan terhadap keberagaman, dan saling menghormati. Selain itu, penggunaan Bahasa Indonesia juga berperan dalam membentuk karakter bangsa yang mencerminkan etika, tanggung jawab, dan kesadaran kewarganegaraan. Penggunaan Bahasa Indonesia secara konsisten di berbagai lingkungan, termasuk Pendidikan, Keluarga dan Masyarakat, merupakan wujud nyata dari pertahanan nasional. Oleh karena itu, keterlibatan aktif pemerintah, Lembaga Pendidikan, Keluarga dan Masyarakat sangat penting untuk memperkuat penggunaan Bahasa Indonesia sebagai identitas nasional dan sebagai sarana menanamkan nilai-nilai kebangsaan secara berkelanjutan.
Downloads
References
Afifah, T. (2018). Identitas nasional ditinjau dari Undang-Undang Dasar 1945 dan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009. AJUDIKASI: Jurnal Ilmu Hukum, 2(2), 187–198.
Antari, N. L. S. (2019). Bahasa Indonesia sebagai identitas nasional. Stilistika, 8(1), 92–103.
Barkah, A. M. (2023). Penguatan pendidikan karakter Pancasila untuk memperkuat nasionalisme mahasiswa Universitas Garut melalui pelatihan bela negara. Maximal Journal, 1(2), 57–64.
Erwin. (2021). Peran bahasa Indonesia dalam pembentukan karakter bangsa. Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter, 4(2), 38–44.
Fitriyani, D. (2023). Peran media digital dalam pelestarian bahasa Indonesia di era globalisasi. Jurnal Pendidikan dan Kebahasaan, 11(2), 101–109.
Gavrila, A. O. (2022). Analisis pengaruh globalisasi terhadap eksistensi bahasa Indonesia sebagai unsur identitas nasional. Jurnal Kalacakra, 3(2), 83–89.
Gui, M. D., & Halim, I. (2023). Maintenance of national values: The role of Indonesian language as nationalism. IJATSS, 1(3).
Hidayatullah, M., & Wulandari, R. (2023). Dampak globalisasi terhadap penggunaan bahasa Indonesia di kalangan generasi muda. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 12(2), 115–123.
Kaelan. (2012). Pendidikan Kewarganegaraan untuk Perguruan Tinggi. Paradigma.
Mulane, V., & Akuba, M. (2024). Bahasa Indonesia sebagai identitas nasional. Jurnal Pendidikan Mosikolah, 4(1), 725–730.
Rahmawati, S., & Nugroho, A. (2022). Penguatan identitas nasional melalui penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik. Jurnal Bahasa dan Budaya Indonesia, 7(1), 55–63.
Rosidina Dewi, E., dkk. (2024). Penguatan profil pelajar Pancasila melalui pembelajaran bahasa Indonesia. Journal of Language, Literature, and Arts, 4(9), 987–994.
Sadeli, L. (2023). Optimalisasi penggunaan bahasa Indonesia melalui kampanye bahasa di media sosial. Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah, 13(2).
Sari, N., & Prasetyo, A. (2022). Pengaruh media sosial terhadap penggunaan bahasa Indonesia pada remaja. Jurnal Literasi Bahasa, 6(1), 44–52.
Srijanti, dkk. (2009). Pendidikan
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Silvia Octav

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




