VARIASI BAHASA DALAM INTERAKSI JUAL BELI DI PASAR TRADISIONAL AIKMEL KABUPATEN LOMBOK TIMUR: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK
DOI:
https://doi.org/10.55681/memace.v3i3.6841Keywords:
variasi bahasa, Pasar Tradisional, SosiolinguistikAbstract
Bahasa merupakan sarana komunikasi yang memiliki peran penting dalam membangun interaksi sosial, termasuk dalam kegiatan jual beli di pasar tradisional. Keberagaman latar belakang sosial dan budaya masyarakat menyebabkan munculnya variasi bahasa yang digunakan untuk menyesuaikan situasi komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk variasi bahasa yang digunakan dalam interaksi jual beli di Pasar Tradisional Aikmel, Kabupaten Lombok Timur, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi penggunaannya, serta menjelaskan fungsi variasi bahasa dalam proses transaksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian berupa tuturan pedagang dan pembeli yang diperoleh melalui teknik observasi, simak, catat, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi bahasa yang ditemukan meliputi variasi berdasarkan penutur, variasi berdasarkan tingkat keformalan, dan variasi berdasarkan pemakaian berupa register perdagangan. Penggunaan variasi bahasa dipengaruhi oleh latar belakang sosial penutur, usia, hubungan antara pedagang dan pembeli, situasi komunikasi, serta tujuan transaksi. Variasi bahasa juga berfungsi membangun keakraban, mempermudah penyampaian informasi, memperlancar proses tawar-menawar, dan menunjukkan identitas sosial penutur. Penelitian ini menunjukkan bahwa variasi bahasa menjadi strategi komunikasi yang mendukung efektivitas interaksi sekaligus memperkuat hubungan sosial dalam aktivitas perdagangan di Pasar Tradisional Aikmel.
Downloads
References
Chaer, A., & Agustina, L. (2014). Sosiolinguistik: Perkenalan awal (Edisi revisi). Rineka Cipta.
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Halliday, M. A. K. (1978). Language as social semiotic: The social interpretation of language and meaning. Edward Arnold.
Holmes, J. (2013). An introduction to sociolinguistics (4th ed.). Routledge.
Labov, W. (1972). Sociolinguistic patterns. University of Pennsylvania Press.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Nababan, P. W. J. (1993). Sosiolinguistik: Suatu pengantar. Gramedia Pustaka Utama.
Sugiyono. (2023). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.
Suwito. (1985). Sosiolinguistik: Pengantar awal. Henary Offset.
Wardhaugh, R., & Fuller, J. M. (2014). An introduction to sociolinguistics (7th ed.). Wiley-Blackwell.
Wijana, I. D. P., & Rohmadi, M. (2013). Sosiolinguistik: Kajian teori dan analisis. Pustaka Pelajar.
Yule, G. (2020). The study of language (7th ed.). Cambridge University Press.
Yusri, A., & Manda, D. (2022). Variasi bahasa dalam interaksi jual beli di pasar tradisional. Kredo: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra, 6(1), 132–145.
Zulaeha, I. (2017). Variasi bahasa dalam interaksi masyarakat multikultural. Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 6(2), 176–184.
Zulfadli, M. (2023). Variasi bahasa pedagang dan pembeli di pasar tradisional: Kajian sosiolinguistik. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 13(2), 95–107.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Siti Hadiza Rahmah, windy efendy

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




