ANALISIS TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM CERPEN LAILA KARYA PUTU WIJAYA: KAJIAN PRAGMATIK JOHN R. SEARLE
DOI:
https://doi.org/10.55681/memace.v2i2.6674Keywords:
Tindak Tutur, Karya Sastra, PragmatikAbstract
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk dan fungsi tindak tutur ilokusi dalam cerpen Laila karya Putu Wijaya dengan menggunakan kajian pragmatik John R. Searle. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami penggunaan bahasa dalam karya sastra sebagai sarana komunikasi yang tidak hanya berfungsi menyampaikan informasi, tetapi juga mengandung maksud dan tujuan tertentu. Dialog antartokoh dalam cerpen merupakan bentuk komunikasi yang dapat dianalisis melalui pendekatan pragmatik untuk mengungkap makna yang terkandung di balik tuturan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian berupa cerpen Laila karya Putu Wijaya, sedangkan data penelitian berupa kata, frasa, kalimat, dan dialog tokoh yang mengandung tindak tutur ilokusi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat. Analisis data dilakukan dengan cara mengidentifikasi, mengklasifikasikan, mendeskripsikan,dan menginterpretasikan data berdasarkan teori tindak tutur John R. Searle yang meliputi tindak tutur asertif, direktif, ekspresif, komisif, dan deklaratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam cerpen Laila ditemukan lima jenis tindak tutur ilokusi, yaitu asertif, direktif, ekspresif, komisif, dan deklaratif. Tindak tutur direktif dan asertif merupakan jenis yang paling dominan digunakan oleh tokoh-tokoh dalam cerita. Tindak tutur asertif digunakan untuk menyatakan, menjelaskan, dan meyakinkan lawan tutur, sedangkan tindak tutur direktif digunakan untuk memerintah, meminta, dan memengaruhi tindakan lawan tutur. Selain itu, ditemukan pula tindak tutur ekspresif yang berfungsi mengungkapkan perasaan, tindak tutur komisif yang menunjukkan komitmen penutur, serta tindak tutur deklaratif yang menunjukkan perubahan status atau keadaan tertentu. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tindak tutur ilokusi berperan penting dalam membangun karakter tokoh, mengembangkan konflik, serta memperkuat penyampaian pesan dalam cerpen. Dengan demikian, kajian pragmatik melalui teori tindak tutur John R. Searle dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai fungsi bahasa dalam karya sastra.
Downloads
References
Austin, J. L. (1962). How to Do Things with Words. Oxford University Press.
Brown, P., & Levinson, S. C. (1987). Politeness: Some Universals in Language Usage. Cambridge University Press.
Chaer, A. (2010). Kesantunan Berbahasa. Rineka Cipta.
Cummings, L. (2007). Pragmatik: Sebuah Perspektif Multidisipliner. Pustaka Pelajar.
Leech, G. (2014). The Pragmatics of Politeness. Oxford University Press.
Levinson, S. C. (1983). Pragmatics. Cambridge University Press.
Lubis, F. W., Ningsih, S. P., & Nofasari, E. (2023). Tindak tutur dalam novel Reem karya Sinta Yudisia: Kajian pragmatik. Jurnal Serunai Bahasa Indonesia, 20(2), 45–58.
Mulyani, S. (2025). Tindak tutur dalam novel Ayah karya Andrea Hirata: Analisis berdasarkan teori John R. Searle. REFEREN, 4(1), 21–34.
Nurgiyantoro, B. (2015). Teori Pengkajian Fiksi. Gadjah Mada University Press.
Putrayasa, I. B. (2014). Pragmatik. Graha Ilmu.
Rahardi, R. K. (2005). Pragmatik: Kesantunan Imperatif Bahasa Indonesia. Erlangga.
Ramdhani, I. S., & Apriliani, L. (2025). Tindak tutur ilokusi pada cerpen Laila karya Putu Wijaya. Lingua Rima, 14(1), 88–101.
Saifudin, A. (2019). Teori tindak tutur dalam studi linguistik pragmatik. LITE: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya, 15(1), 1–16.
Searle, J. R. (1979). Expression and Meaning: Studies in the Theory of Speech Acts. Cambridge University Press.
Siswantoro. (2016). Metode Penelitian Sastra. Pustaka Pelajar.
Tarigan, H. G. (2015). Pengajaran Pragmatik. Angkasa.
Wellek, R., & Warren, A. (2016). Teori Kesusastraan. Gramedia Pustaka Utama.
Yule, G. (2014). Pragmatics. Oxford University Press
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rizka Augustina

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




