Kesantunan Tindak Tutur Direktif Dalam Pembelajaran Teks Argumentasi Kelas IX SMP IT Zurriyatul Qurani Ma’arif
DOI:
https://doi.org/10.55681/memace.v4i1.6626Keywords:
Tindak tutur direktif, kesantunan berbahasa, teks argumentasiAbstract
Penelitian ini mengkaji bentuk tindak tutur direktif dan strategi kesantunan berbahasa dalam pembelajaran teks argumentasi kelas IX SMP IT Zurriyatul Qurani Ma’arif melalui kegiatan debat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis tindak tutur direktif yang digunakan serta menganalisis strategi kesantunan yang menyertainya dalam interaksi pembelajaran. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, rekaman, dan dokumentasi tuturan siswa. Data dianalisis menggunakan pendekatan pragmatik dengan mengacu pada teori tindak tutur dan kesantunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima bentuk tindak tutur direktif, yaitu perintah, permintaan, ajakan, saran, dan permintaan izin, dengan total 20 data. Bentuk yang paling dominan adalah ajakan, sedangkan perintah dan permintaan izin paling sedikit ditemukan. Dari segi strategi kesantunan, penggunaan tindak tutur direktif didominasi oleh kesantunan positif, diikuti kesantunan negatif, strategi tidak langsung, dan penggunaan langsung yang terbatas. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran teks argumentasi berlangsung secara persuasif, partisipatif, dan tetap menjunjung tinggi etika komunikasi. Dengan demikian, tindak tutur direktif tidak hanya berfungsi sebagai pengarah interaksi, tetapi juga sebagai strategi retoris dan pedagogis dalam mendukung kemampuan berpikir kritis dan komunikasi santun siswa.
Downloads
References
Arifa, N., Suryanto, E., & Wibowo, A. (2022). Tindak tutur direktif dalam interaksi pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 11(2), 145–158.
Fitriyani, N., & Suyitno, I. (2023). Kesantunan berbahasa dalam interaksi pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 13(2), 145–158.
Hidayat, R. (2022). Strategi kesantunan berbahasa dalam interaksi pembelajaran di kelas. Jurnal Pragmatik Indonesia, 6(1), 23–35.
Kemendikbudristek. (2021). Kurikulum 2013 revisi: Kompetensi dasar bahasa Indonesia SMP/MTs. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Linawati, L., & Prayitno, H. J. (2024). Kesantunan berbahasa dalam pembelajaran berbasis diskusi dan debat di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Bahasa, 13(1), 55–68.
Noprilia, D., & Tressyalina. (2025). Realisasi tindak tutur direktif dalam pembelajaran bahasa Indonesia berbasis teks. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia, 14(1), 1–12.
Prasetyo, A., & Lestari, S. (2021). Strategi kesantunan dalam interaksi guru dan siswa pada pembelajaran bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 21(2), 89–102.
Rahardi, K. (2021). Pragmatik: Kesantunan imperatif bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga.
Wulandari, R., & Santoso, B. (2023). Pembelajaran teks argumentasi berbasis debat untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 12(3), 210–222.
Yule, G. (2020). The study of language (7th ed.). Cambridge: Cambridge University Press.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indah Purmasari, husina humaira, Muhammad Bagus Bagaskoro Angkasa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




