DIKSI DAN MAJAS PADA LIRIK LAGU “33X” KARYA PERUNGGU

Authors

  • Reviena Dewi Universitas Bina Bangsa

DOI:

https://doi.org/10.55681/memace.v4i2.6191

Keywords:

Majas, Diksi, Stilistika

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena lagu "33x" karya kelompok musik Perunggu yang menjadi sarana refleksi sosiopsikologis bagi generasi kontemporer dalam menghadapi krisis eksistensial dan fenomena hustle culture. Penelitian ini bertujuan untuk membedah mekanisme kebahasaan yang digunakan Perunggu dalam mengejawantahkan pesan spiritual dan introspektif melalui analisis diksi dan majas. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan stilistika, di mana data berupa unit-unit linguistik dalam lirik lagu "33x" dianalisis secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik lagu ini didominasi oleh penggunaan diksi konotatif yang terbagi menjadi kategori religius-filosofis, krisis batin, dan imperatif-solutif. Selain itu, ditemukan penggunaan majas repetisi (epizeukis) yang intensif sebagai fungsi persuasif, serta majas metafora dan simbolisme yang mentransformasi konsep abstrak menjadi citra konkret

Downloads

Download data is not yet available.

References

Brooks, C. (1947). The Well Wrought Urn: Studies in the Structure of Poetry . Harcourt Brace & World.

Darwis, M. A. (2020). Analisis Stilistika Diksi dan Majas dalam Lirik Lagu Efek Rumah Kaca sebagai Representasi Kritik Sosial. Jurnal Sastra Indonesia, 9(2), 150-165.

Keraf, G. (2007). Diksi dan gaya bahasa . Gramedia Pustaka Utama.

Leech, GN (1969). Panduan Linguistik untuk Puisi Inggris . Longman.

Leech, GN (1981). Semantik: Studi tentang makna (edisi ke-2). Penguin Books.

Mukařovský, J. (1964). Bahasa standar dan bahasa puitis. Dalam PL Garvin (Ed.), A Prague School Reader on Esthetics, Literary Structure, and Style . Georgetown University Press.

Perunggu. (2022). 33x. Dalam Memorandum [Album]. Jakarta: Perunggu Records.

Pradita, S. K., & Mahendra, M. S. (2023). Gaya Bahasa dan Makna dalam Lirik Lagu Pop Kontemporer Indonesia: Kajian Stilistika. Jurnal Bahasa dan Sastra, 11(1), 42-55.

Solihat, I., & Taufik, M. (2024). Representasi Krisis Eksistensial dalam Karya Musik Independen Indonesia: Analisis Semiotika dan Stilistika. Jurnal Budaya dan Pikiran, 13(2), 88-102.

Zaifatur Ridha, Muhizar Muchtar, & Nabila LBS. (2023). Psikoanalisis Sigmund Freud Dalam Penerapan Pembinaan Akhlak Siswa Di Kelas VII MTsN 1 Langkat. Jurnal Educational Research and Social Studies, 4(1), 205-212.

Downloads

Published

2026-06-16

How to Cite

Dewi, R. (2026). DIKSI DAN MAJAS PADA LIRIK LAGU “33X” KARYA PERUNGGU. MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, Dan Asing, 4(2), 51–56. https://doi.org/10.55681/memace.v4i2.6191