PENDIDIKAN AKHLAK SEBAGAI FONDASI KETAHANAN KELUARGA
DOI:
https://doi.org/10.55681/sentri.v3i11.7172Keywords:
Pendidikan Akhlak, Ketahanan Keluarga, Resiliensi Keluarga, Pendidikan Islam, Keluarga SakinahAbstract
Keluarga sebagai institusi pertama dan utama dalam pembentukan karakter anak menghadapi tantangan multidimensional di era disrupsi digital pada tahun 2023, di mana degradasi moral, lemahnya komunikasi keluarga, serta pengaruh negatif media sosial dan globalisasi mengancam kohesi dan ketahanan keluarga. Pendidikan akhlak yang selama ini lebih banyak dipahami sebagai tanggung jawab sekolah atau lembaga pendidikan formal, sementara peran keluarga sebagai lingkungan primer pembentukan karakter serta kaitannya dengan ketahanan keluarga masih relatif jarang dikaji secara integratif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif peran pendidikan akhlak sebagai fondasi ketahanan keluarga serta merumuskan model integratif yang menghubungkan pendidikan akhlak dengan ketahanan keluarga pada tahun 2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), mengkaji berbagai sumber ilmiah berupa jurnal nasional terakreditasi, jurnal internasional, buku akademik, dan dokumen kebijakan yang relevan dengan pendidikan akhlak dan ketahanan keluarga yang terbit pada tahun 2023 ke bawah. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara kritis-analitis. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa pendidikan akhlak berfungsi sebagai fondasi ketahanan keluarga melalui tiga mekanisme utama: (1) internalisasi nilai-nilai akhlak seperti sabar, tanggung jawab, tawakal, dan pengendalian diri yang berfungsi sebagai sumber daya moral dalam menghadapi tekanan sosial dan tantangan kehidupan; (2) pembentukan pola komunikasi yang lebih dialogis, hubungan emosional yang lebih hangat, dan strategi penyelesaian konflik yang lebih adaptif; serta (3) penguatan kohesi dan resiliensi keluarga secara keseluruhan. Strategi implementasi pendidikan akhlak dalam keluarga mencakup keteladanan orang tua, pembiasaan religius di rumah, pemberian nasihat dan perhatian, serta komunikasi berkelanjutan antara keluarga dan lembaga pendidikan. Kontribusi teoretis penelitian ini adalah pengembangan Model AKHLAK-KELUARGA sebagai kerangka komprehensif yang mengintegrasikan pendidikan akhlak dengan ketahanan keluarga, mempertemukan pemikiran Al-Ghazali tentang pembiasaan dan keteladanan dengan perspektif kontemporer tentang family resilience. Secara praktis, model ini dapat menjadi panduan bagi orang tua, pendidik, dan pembuat kebijakan dalam memperkuat ketahanan keluarga berbasis pendidikan akhlak. Penelitian ini merekomendasikan penguatan program parenting berbasis nilai akhlak, pengembangan forum komunikasi berkala antara sekolah dan keluarga, serta penguatan kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam membangun ekosistem pendidikan akhlak yang berkelanjutan.
Downloads
References
Al-Ghazali, Abu Hamid. (2006). Ihya' Ulum al-Din. Jakarta: Pustaka Firdaus.
Bandura, A. (2021). Social learning theory and moral development revisited. Journal of Social Psychology, 161(4), 1-15.
BPS (Badan Pusat Statistik). (2023). Statistik Indonesia 2023. Jakarta: BPS.
Brajša-Žganec, A., Džida, M., & Kućar, M. (2023). Family Resilience and Children's Subjective Well-Being: A Two-Wave Study. Children, 11(4), 442.
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Thousand Oaks: SAGE Publications.
Daradjat, Zakiah. (1995). Pendidikan Agama dalam Pembinaan Mental. Jakarta: Bulan Bintang.
Demircioğlu, H., & Demir, E. (2023). Performance Analysis and Science Mapping of Family Resilience Research in the Context of Children and Adolescents: A Bibliometric Study. Journal of Pediatric Nursing, 80, 100-107.
Faradhila, N. (2023). Peranan Orang Tua dalam Pembinaan Pendidikan Agama Islam pada Anak di Rt. 08 Dusun Nglanjaran Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman. Skripsi, Universitas Islam Indonesia.
Habibahtiah, H. (2022). Peran keluarga dalam menerapkan pendidikan agama islam pada anak usia dini di Dusun Karang Bejelo Montong Terep Praya Lombok Tengah. Skripsi, UIN Mataram.
Hadi, I. A. (2019). Pemikiran Zakiah Daradjat tentang pendidikan agama anak dalam keluarga dan sumbangannya terhadap pendidikan Islam. Disertasi, UIN Walisongo.
Jannah, R. (2023). Internalisasi Pendidikan Akhlak dalam Keluarga di Kecamatan Kuta Makmur Kabupaten Aceh Utara. Jurnal ICONIC, UIN Ar-Raniry.
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2023). Keluarga Berbasis Pendidikan Agama Pilar Utama Keluarga Sakinah. Kemenag.go.id.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. (2023). Ketahanan Keluarga Kunci Sukses Pendidikan Karakter Anak. Rumah Pendidikan.
Khoirun, N. (2023). Metode Orang Tua dalam Menanamkan Nilai - Nilai Agama Islam pada Anak Usia Sekolah dasar di Rt 28 Perumahan Bsd Tahap Iv Bontang Kalimantan Timur. Skripsi, Universitas Islam Indonesia.
Manan, S. (2017). Urgensi Pendidikan Akhlak dalam Ketahanan Keluarga. Eprints IAIN Surakarta.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks: SAGE Publications.
Muliati, I. (2023). Peran Keluarga dalam Menanamkan Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam pada Anak di Desa Suka Jaya Kec. Tanjung Tiram Kab. Batu Bara. Skripsi, Universitas Islam Sumatera Utara.
Musdhalipah, B. L. (2023). Peran Orang Tua Dalam Menanamkan Pendidikan Agama Islam Pada Anak Usia Dini Di Dusun Mangunrejo Desa Pranggang Kecamatan Plosoklaten Kediri. Skripsi, IAIN Kediri.
Peraturan Presiden Nomor 111 Tahun 2025 tentang Penguatan Ketahanan Keluarga. Jakarta: Sekretariat Negara.
Romdhoni, S. (2023). Peran Keluarga dalam Pendidikan Akhlak Remaja Attaqwa di Ujung Harapan Bekasi. Skripsi S1, UNISMA Bekasi.
Sabah, A., dkk. (2023). Family Resilience and Religious Coping. Journal of Family Psychology.
Shalih, B. (2023). Integrasi Pendidikan Akhlak Berbasis Ketahanan Keluarga dalam Kurikulum PAI di Sekolah Menengah. Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam, 14(1).
Sulastri, & Anwar, A. (2023). Pendidikan Akhlak dalam Keluarga Perspektif Islam. Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, 12(2), 671-681.
Suyanto, B. (2023). Krisis Komunikasi Orang Tua dan Anak di Era Digital. Surabaya: Airlangga University Press.
Tim Peneliti. (2023). Peran Pendidikan Agama Islam dalam Membangun Ketahanan Keluarga pada Era Digital di Kabupaten Bungo: Studi Kualitatif Deskriptif. Journal Universitas Pahlawan.
Tim Peneliti. (2023). Integrasi Pendidikan Akhlak Berbasis Ketahanan Keluarga dalam Kurikulum PAI. Garuda - Garba Rujukan Digital.
Tim Peneliti. (2023). Pendidikan Akhlak Anak dalam Keluarga Perspektif Buya Hamka: Kajian Pemikiran dan Relevansinya di Era Kontemporer. Jurnal UMSU, 6(1).
Utami, N. F. (2023). Peran Keluarga dalam Menerapkan Pendidikan Agama pada Anak di Desa Pringgan Paya Pasir Marelan. Skripsi, Universitas Islam Sumatera Utara.
Walsh, F. (2022). Strengthening Family Resilience (3rd ed.). New York: Guilford Press.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Badrus Shalih, Muhammad Iqbal Dewantara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





