INTERNALISASI NILAI KEISLAMAN DI LINGKUNGAN SEKOLAH
DOI:
https://doi.org/10.55681/sentri.v3i7.7168Keywords:
Internalisasi Nilai Keislaman, Lingkungan Sekolah, Budaya Religius, Keteladanan, PembiasaanAbstract
Internalisasi nilai-nilai keislaman di lingkungan sekolah merupakan keniscayaan mendesak di tengah menguatnya degradasi moral dan karakter generasi muda pada tahun 2023 yang ditandai dengan menurunnya kesopanan, kedisiplinan, kepedulian sosial, serta maraknya perilaku menyimpang di kalangan pelajar. Sekolah sebagai lembaga pendidikan formal memiliki tanggung jawab strategis tidak hanya mentransfer pengetahuan keagamaan secara kognitif, tetapi juga menanamkan dan membumikan nilai-nilai Islam dalam kepribadian peserta didik secara holistik. Namun demikian, implementasi internalisasi nilai keislaman masih menghadapi berbagai kendala seperti pendekatan yang normatif-tekstualis, kurangnya integrasi lintas aktivitas sekolah, serta lemahnya sinergi antara ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif strategi, proses, dan faktor-faktor yang mempengaruhi internalisasi nilai keislaman di lingkungan sekolah pada tahun 2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), mengkaji berbagai sumber ilmiah berupa jurnal nasional terakreditasi, jurnal internasional, buku akademik, dan dokumen kebijakan pendidikan yang relevan dengan internalisasi nilai keislaman di sekolah yang terbit pada tahun 2023 ke bawah. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara kritis-analitis. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa internalisasi nilai keislaman di lingkungan sekolah diimplementasikan melalui tiga strategi utama: (1) strategi keteladanan (uswah hasanah) yang menempatkan guru dan staf sekolah sebagai role model perilaku Islami; (2) strategi pembiasaan (ta'wid) melalui kegiatan keagamaan rutin seperti salat berjamaah, tadarus Al-Qur'an, doa bersama, dan kultum; serta (3) strategi pengintegrasian nilai keislaman ke dalam seluruh aktivitas sekolah, baik intrakurikuler maupun ekstrakurikuler. Proses internalisasi berlangsung melalui tiga tahapan: transformasi nilai (pengenalan), transaksi nilai (interaksi dan refleksi), dan transinternalisasi nilai (nilai menjadi kepribadian). Faktor pendukung utama meliputi komitmen seluruh warga sekolah, dukungan kebijakan, dan lingkungan fisik yang religius, sementara faktor penghambat utama terdiri dari pengaruh media sosial, keterbatasan peran orang tua, dan tekanan teman sebaya. Kontribusi teoretis penelitian ini adalah pengembangan Model INTEK (Internalisasi Nilai Terintegrasi-Kontekstual) sebagai kerangka komprehensif internalisasi nilai keislaman yang mengintegrasikan dimensi kultural, kurikuler, dan kontekstual secara simultan.
Downloads
References
Aini, A. S. Q. (2023). Strategi Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Karakter Siswa melalui Ekstrakurikuler di Sekolah Menengah Atas Negeri Balung Jember. Skripsi, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.
Azhari, M. (2022). Integrasi Pendidikan Karakter Berbasis Nilai-Nilai Keislaman di Madrasah. Future Academia, 2(4), 691-700.
Tim Peneliti. (2023). Hasil Penelitian Implementasi Nilai-Nilai Religius di SMP Muhammadiyah 2 Pontianak. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 6(1).
Lubis, P. M. (2023). Internalisasi Nilai-Nilai Islam melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Keagamaan di SMP Muhammadiyah 29 Padangsidimpuan. Skripsi, UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan.
Muhammad, Z. A. (2023). Internalisasi Budaya Religius dalam Menumbuhkan Kecerdasan Spiritual Siswa Tahun Pelajaran 2022/2023 (Studi Multisitus Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Jember dan Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Jember). Tesis, UIN KHAS Jember.
Rohman, M. Z. F. (2023). Internalisasi Nilai Islam Dalam Pembentukan Karakter Siswa Di Kelas IX Madrasah Tsanawiyah Plus Al-Ishlah Mimika, Papua Tengah Tahun Pelajaran 2022/2023. Tesis, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.
Tanjung, F. F. (2023). Internalisasi Nilai -- Nilai Pendidikan Agama Islam Melalui Strategi Malam Ibadah Di SMA Muhammadiyah 1 Medan. Jurnal Pendidikan Agama Islam.
Zahro Putri, S. A., & Hidayat, M. C. (2023). Internalisasi Kesadaran Beragama Islam Berbasis Budaya Sekolah: Studi Fenomenologis di SMP Muhammadiyah 9 Surabaya. Geneologi PAI, 13(1).
Tim Peneliti. (2023). Integrasi Nilai Religius dan Disiplin dalam Pendidikan Agama Islam di SMK PGRI 5 Jember. Garuda - Garba Rujukan Digital.
Tim Peneliti. (2023). Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Akhlak Terpuji Melalui Ekstrakurikuler Rohani Islam (ROHIS) di SMA Negeri 1 Gemolong Tahun Pelajaran 2022/2023. Perpusfit UINSAID.
Tim Peneliti. (2023). Internalisasi Nilai-Nilai Religius Melalui Pembelajaran Akidah Akhlak Di MAN 2 Kebumen. Eprints IAINU Kebumen.
Tim Peneliti. (2023). Nilai-Nilai Akhlak yang Ditanamkan di SMK Al Ghifari Limbangan Garut. Digilib UINSGD.
Tim Peneliti. (2023). Peran Guru PAI dalam Pembentukan Karakter Religius dan Sopan Santun. Repository Ar-Raniry.
Tim Peneliti. (2023). Professionalism of Islamic Religious Education Teachers in Building a Religious School Environment. Ejournal Undiksha.
Tim Peneliti. (2023). Strategi Pembentukan Karakter Religius melalui Budaya Sekolah di SMK Muhammadiyah Lumajang. Eprints UMM.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Badrus Shalih, Nuril Anwar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





