Analisis Sistem Monitoring Penerimaan Negara dalam Mendukung Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Negara pada Seksi Perbendaharaan di KPPBC TMP C Sumbawa

Authors

  • Wiyanda Anggraini Universitas Teknologi Sumbawa
  • Sriyatun Sriyatun Universitas Teknologi Sumbawa

DOI:

https://doi.org/10.55681/sentri.v5i4.6249

Keywords:

Monitoring System, Government Revenue, Accountability, CEISA, Public Sector

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the government revenue monitoring system in support of financial management accountability at the Treasury Section of the Sumbawa TMP C Customs and Excise Office. This study employs a qualitative approach using the case study method. Data were collected through in-depth interviews with two informants, the Head of the Treasury Section and a staff member of the Treasury Section and supplemented by secondary data in the form of regulations and relevant documents. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The research results indicate that the state revenue monitoring system has been implemented in an integrated manner through the CEISA application and is capable of supporting real-time monitoring, thereby contributing to improved financial management accountability. The revenue collection and recording processes have been digitized, including the management of excise stamps via the Service User Portal using a self-assessment mechanism. However, several obstacles remain in its implementation, including adjustments to regulatory changes, limitations in network infrastructure, and centralized system management. To maintain data reliability, the Treasury Section continues to conduct internal controls through periodic stock takings and checks and balances. The results of this study indicate that the government revenue monitoring system makes a positive contribution to improving financial management accountability, although it still requires ongoing improvements, particularly in terms of system interface and user-friendliness. This study is expected to provide empirical insights for the development of technology-based government revenue monitoring systems and to enrich research on public sector accountability at the operational level.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alamsyah, A., Purwanto, A., & Saputra, T. (2024). Jurnal Matemar, 26–38.

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. (2025). Keputusan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor KEP-231/BC/2025 tentang Penerapan Secara Penuh Mandatory CEISA 4.0 Tahap ke-22.

Donaldson, L., & Davis, J. H. (1991). Stewardship theory or agency theory: CEO governance and shareholder returns. Australian Journal of Management, 16(1), 49–64. https://doi.org/10.1177/031289629101600103

Fiqih, M., Rizki, J., Wahyudi, I., & Olimsar, F. (2024). Pengendalian internal terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah (Studi pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Provinsi Jambi). Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan (Mankeu), 13(5), 1723–1737.

Hidayah, N. R., Susena, K. C., & Rahmadania, D. (2025). Transformasi digital Bea Cukai dalam sistem kepabeanan Indonesia. Jurnal Administrasi Publik, 1(2), 59–64.

Mardiasmo. (2018). Akuntansi sektor publik (Edisi terbaru). ANDI.

Menteri Keuangan Republik Indonesia. (2020). Perubahan Atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 188/PMK.01/2016 tentang Organisasi dan Tata Kerja Instansi Vertikal Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. https://jdih.kemenkeu.go.id

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative data analysis. SAGE Publications. (Catatan: SAGE ditambahkan sebagai penerbit standar buku ini).

Naida, N. (2024). Optimalisasi SIPD dan SPIP dalam meningkatkan kualitas laporan keuangan: Pentingnya kompetensi SDM. Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Ekonomi, 22(4), 465–479. https://doi.org/10.26623/slsi.v22i4.10554

Noegroho Adhi, A., & Santoso, T. (2022). Implementasi aplikasi manajemen dalam mendukung patroli laut. Jurnal Administrasi Negara, 28(3), 265–290. https://doi.org/10.33509/jan.v28i3.1710

Nuraini, S. I., & Yanti, W. (2026). Efektivitas penerapan sistem CEISA 4.0 terhadap kinerja pelayanan kepabeanan di KPPBC TMP B Samarinda. Jurnal Ilmiah Manajemen, 5(2), 804–820.

Nurmasita, I. F., Itsnaeni, K., & Savitri, N. (2025). Analisis literatur sistem informasi kepabeanan (CEISA) dalam efisiensi pencatatan laporan keuangan pada instansi Bea Cukai Indonesia. Jurnal Riset Akuntansi, 2, 160–167.

Oktavianil, N. S., & Baturohmah, H. (2025). Penggunaan pada CEISA 4.0 untuk meningkatkan pelayanan penerimaan dokumen pabean di Kantor Bea dan Cukai Kota Bogor. Jurnal Administrasi Publik, 5(3), 295–299.

Rahmi, N., Arimbhi, P., & Dartono. (2025). Ilomata International Journal of Tax & Accounting. International Journal of Management, 5(1), 294–307.

Ramdani, A. C. (2024). Manajemen krisis Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan dalam mengembalikan kepercayaan publik (Studi kasus krisis keluhan-keluhan barang kiriman di media sosial oleh Subdirektorat Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa). Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 2, 67–83.

Samsu, A. (2026). Digital customs systems and state revenue accountability: A literature review on CEISA 4.0 and NLE. Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial, 3(3), 462–479.

Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Anggraini, W., & Sriyatun, S. (2026). Analisis Sistem Monitoring Penerimaan Negara dalam Mendukung Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Negara pada Seksi Perbendaharaan di KPPBC TMP C Sumbawa. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 5(4), 2711–2722. https://doi.org/10.55681/sentri.v5i4.6249