PENDIDIKAN ISLAM DAN KOHESI SOSIAL DI INDONESIA YANG MULTIKULTURAL: STUDI KUALITATIF TENTANG NILAI DAN PRAKTIK PENDIDIKAN
DOI:
https://doi.org/10.55681/sentri.v2i12.6233Keywords:
Kohesi sosial, Multikulturalisme, Integrasi sosial, Pendidikan islamAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan Islam dalam membangun kohesi sosial di masyarakat multikultural. Dalam konteks globalisasi dan meningkatnya keberagaman sosial, pendidikan Islam diharapkan mampu menjadi instrumen strategis dalam menanamkan nilai toleransi, inklusivitas, dan solidaritas sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur dan analisis deskriptif terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam memiliki kontribusi signifikan dalam membentuk kesadaran sosial peserta didik melalui internalisasi nilai-nilai akhlak, keadilan, dan penghormatan terhadap perbedaan. Implementasi pendidikan Islam yang kontekstual dan inklusif terbukti mampu memperkuat integrasi sosial serta mengurangi potensi konflik di masyarakat multikultural. Namun, tantangan seperti pendekatan pembelajaran yang masih normatif, keterbatasan kompetensi guru, dan kurangnya integrasi nilai multikultural dalam kurikulum menjadi hambatan yang perlu diatasi. Oleh karena itu, diperlukan strategi inovatif dalam pengembangan pendidikan Islam agar lebih responsif terhadap dinamika sosial yang plural.
Downloads
References
Bakar, A. Report on multicultural education in pesantren. Compare: A Journal of Comparative and International Education, 42(4), 585–605. 2012. https://doi.org/10.1080/03057925.2012.672255
Barusch, A., Gringeri, C., & George, M. Rigor in qualitative social work research: A review of strategies used in published articles. Social Work Research, 35(1), 11–19. 2011. https://doi.org/10.1093/swr/35.1.11
Bradbury-Jones, C., Breckenridge, J. P., Clark, M., Herber, O. R., Wagstaff, C., & Taylor, J. The state of qualitative research in health and social science literature: A focused mapping review and synthesis. International Journal of Social Research Methodology, 20(6), 627–645. 2017. https://doi.org/10.1080/13645579.2016.1270583
Chikam, M. A. M., & Sulis Rokhmawanto, M. S. I. Implementasi Manajemen Pendidikan Multikultural Dalam Membentuk Sikap Toleransi Positif Di Smp Negeri 21 Purworejo (Doctoral dissertation, Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Kebumen). 2021.
Dute, H. D. Pendidikan Agama Islam Di Kota Jayapura: Tantangan Dan Strategi Pengembangan PAI Di Wilayah Multikultural. At-Ta'dib: Jurnal Kependidikan Dan Keagamaan, 6(1), 65-75. 2022. https://www.jurnal.fkip-uniyap.ac.id/index.php/AT-TADIB/article/view/26
Fakhurokhman, A., Adyaputra, R., Rachman, M. N., Mansyz, M. I. R., Efandi, B. M., & Muvid, M. B. Aktualisasi Nilai-nilai Islam Nusantara Terhadap Penguatan Moderasi Beragama di Indonesia. EL-BANAT: Jurnal Pemikiran Dan Pendidikan Islam, 12(1), 19-34. 2022. https://doi.org/10.54180/elbanat.2022.12.1.19-34
Herawati, E., Ningtias, R. K., & Habibie, M. R. Relevansi pendidikan multikulturalisme Nabi Muhammad dalam konteks keindonesiaan: Spirit profetik dalam mengelola keragaman di basis masyarakat multikultural. NUR EL-ISLAM: Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan, 8(2), 1-42. 2021. https://doi.org/10.51311/nuris.v8i2.306
Hussein, A. (2009). The use of triangulation in social sciences research: Can qualitative and quantitative methods be combined? Journal of Comparative Social Work, 4(1). https://doi.org/10.31265/jcsw.v4i1.48
Mailin, J. H., Santi, T., Batubara, A., Kautsar, A. A., Yudiyanto, A. R., Khairiah, N., & Syafriadi Lubis, R. Etika dan filsafat komunikasi dalam dakwah: Membangun hubungan berbasis nilai. Faza Citra Production. 2022.
Moon, K., Brewer, T., Januchowski-Hartley, S., Adams, V., & Blackman, D. (2016). A guideline to improve qualitative social science publishing in ecology and conservation journals. Ecology and Society, 21(3), 17. https://doi.org/10.5751/ES-08663-210317
Pransiska, T. Model Pendidikan Multikultural di Panti Asuhan Mizan Amanah Yogyakarta: Prototip Pendidikan Ramah Anak. Edukasi, 18(1), 70-83. 2020. http://jurnaledukasikemenag.org/
Rose, J., & Johnson, C. W. Contextualizing reliability and validity in qualitative research: Toward more rigorous and trustworthy qualitative social science. Journal of Leisure Research, 51(4), 432–451. 2020. https://doi.org/10.1080/00222216.2020.1722042
Salleh, S., Yunus, A. M., & Embong, R. The framework of integrated civic education for fostering multicultural tolerance. Journal of Tourism, Hospitality and Environment Management, 6(25). 2020. https://doi.org/10.35631/jthem.625002
Saputra, M. K., Muthoharoh, K., & Darheni, H. Peran pendidikan dalam menanamkan sikap toleransi di sekolah dasar. Fikri: Jurnal Kajian Agama, Sosial Dan Budaya, 7(2). 2022. https://doi.org/10.25217/jf.v7i2.6027
Tentiasih, S., & Rifa'i, M. R. Integrasi nilai-nilai multikultural dalam kurikulum pendidikan agama Islam untuk membangun toleransi di sekolah. AL-MUADDIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan, 4(2), 341-357. 2022. https://doi.org/10.46773/muaddib.v4i2.1334
Vivek, R., Nanthagopan, Y., & Piriyatharshan, S. Beyond methods: Theoretical underpinnings of triangulation in qualitative and multi-method studies. Scientific Studies on Social and Political Psychology, 2(1). 2022. https://doi.org/10.61727/sssppj/2.2023.13
Westbrook, L. Qualitative research methods: A review of major stages, data analysis techniques, and quality controls. Library & Information Science Research, 16(3), 241–254. 1994. https://doi.org/10.1016/0740-8188(94)90026-4
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Murdianto Murdianto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





