Pertanggungjawaban Hukum Notaris atas Pembuatan Akta di Luar Wilayah Jabatan dalam Perspektif Kepastian Hukum
DOI:
https://doi.org/10.55681/sentri.v5i3.5896Keywords:
notarial, legal responsibility, legal certaintyAbstract
The territorial authority of notaries in Indonesia is regulated in Law No. 30 of 2004 concerning Notary Positions, as amended by Law No. 2 of 2014. This territorial limitation aims to ensure that the deeds made by notaries have valid evidentiary power and do not exceed the granted authority. However, the practice of making deeds outside the territorial jurisdiction still occurs, leading to legal issues regarding the validity and legal certainty of such deeds. This study aims to analyze the legal responsibility of notaries who create deeds outside their territorial jurisdiction and the implications that arise from such actions. The research employs a normative legal method with statutory and conceptual approaches. The findings indicate that making a deed outside the designated jurisdiction may be considered ultra vires, resulting in the deed losing its authentic nature and being inadmissible as legal evidence in court. Additionally, notaries may face civil, administrative, and professional ethical sanctions. This study emphasizes the importance of strict supervision over notarial jurisdiction to maintain the integrity of the profession and protect the legal rights of the public. In conclusion, the regulation of territorial authority for notaries must be enforced rigorously to ensure legal certainty and prevent harm to the parties involved.
Downloads
References
Ali Arben, & Utama, A. S. (2024). Kedudukan akta notaris sebagai akta autentik dalam sistem hukum Indonesia. Andrew Law Journal, 3(1), 45–58.
Doly, D. (2016). Kewenangan notaris dalam pembuatan akta autentik menurut Undang-Undang Jabatan Notaris. Jurnal Hukum, 8(2), 123–136.
Melinda, S., & Djajaputra, G. (2021). Pembuatan akta notaris di luar wilayah jabatan dan akibat hukumnya. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 6(7), 3543–3555.
Mertokusumo, S. (2012). Mengenal hukum: Suatu pengantar. Yogyakarta: Liberty.
Otto, J. M. (2011). Kepastian hukum dalam negara berkembang. Dalam Soeroso (Ed.), Hukum dan pembangunan (hlm. 45–63). Jakarta: Sinar Grafika.
Rahmatillah, A. M. (2025). Kepastian hukum dalam praktik jabatan notaris. Jurnal Kenotariatan, 4(1), 67–82.
Sari, W. M. P. (2025). Keabsahan akta notaris yang dibuat di luar wilayah jabatan. Nomos: Jurnal Penelitian Ilmu Hukum, 5(1), 101–115.
Subekti, R. (2001). Hukum pembuktian. Jakarta: Pradnya Paramita.
Sutedi, A., & Indri, D. (2020). Kepastian hukum dalam pelaksanaan kewenangan pejabat publik. Jurnal Hukum Administrasi Negara, 5(2), 89–104.
Tumuhulawa, A. (2021). Kewenangan publik notaris dalam perspektif hukum administrasi negara. Jurnal Ilmu Hukum, 10(1), 55–69.
Anjani, A. (2025). Analisa Yuridis terhadap Ketidaksesuaian dalam Praktik Kenotariatan. Jurnal Hukum Nusantara, 12(3), 150-165.
Ariesandy, R. (2025). The Role of the Notary as a Public Official. Jurnal Hukum Indonesia, 18(2), 200-215.
Kartasapoetra, A. G. (2012). Hukum Kenotariatan: Teori dan Praktek. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Kesuma, J. (2020). The Duties and Liability of Notary as Public Officers. Jurnal Etika Profesi Notaris, 5(1), 45-58.
Maulida, F. (2025). The Authority of a Notary in Public Law: Legal Implications in Act Authenticity. Journal of Legal Studies, 22(4), 80-95.
Melinda, S., & Djajaputra, G. (2021). Pembuatan Akta Notaris di Luar Wilayah Jabatannya: Tanggung Jawab Hukum dan Konsekuensinya. Jurnal Hukum Indonesia, 14(2), 112-130.
Mertokusumo, S. (2012). Hukum Perdata: Pengantar Ilmu Hukum Indonesia. Yogyakarta: Liberty.
Sari, W. M. P. (2025). Keabsahan Akta Notaris yang Dibuat di Luar Wilayah Jabatan Notaris. Journal of Public Law, 17(2), 98-110.
Tumuhulawa, A. (2021). Kewenangan Publik Notaris dalam Pembuatan Akta dan Pengaruhnya terhadap Kepastian Hukum. Jurnal Kenotariatan, 8(3), 150-165.
Utami, A. P. (2022). Tanggung Jawab Hukum Notaris dalam Pembuatan Akta di Luar Wilayah Kewenangannya. Jurnal Hukum Perdata, 6(1), 50-60.
Adjie, Habib. Hukum Notaris Indonesia. Refika Aditama. Bandung. 2008.
Asshiddiqie, Jimly. Pengantar Ilmu Hukum Tata Negara. Konstitusi Press. Jakarta. 2006.
Hadjon, Philipus M. Pengantar Hukum Administrasi Indonesia. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta. 2007.
Kalsen, Hans. Teori Umum tentang Hukum dan Negara. Raja Grafindo Persada. Bandung. 2006.
Kartasapoetra, A. G. Hukum Kenotariatan. Sinar Grafika. Jakarta. 2012.
Lumban Tobing, G.H.S. Peraturan Jabatan Notaris. Erlangga. Jakarta. 1983.
Mertokusumo, Sudikno. Penemuan Hukum Sebuah Pengantar. Cahaya Atma Pustaka. Yogyakarta. 2014.
Radjasa Waluyo, Dody. Kewenangan Notaris Selaku Pejabat Umum. Media Notariat (Menor). Jakarta. 2001.
Soeroso, Pengantar Ilmu Hukum. Pt. Sinar Grafika. Jakarta. 2011.
Zainal, Asikin. Pengantar Tata Hukum Indonesia. Rajawali Press. Jakarta. 2012.
Dewi, I Gusti Ayu Manik Silvia. 2025. Kewenangan Notaris Dan PPAT Dalam Membuat Akta Otentik Peralihan Hak Atas Tanah Ditinjau Dari Hukum Positif Di Indonesia. AKTUAL JUSTICE Vol. 10 No. 1.
Meida, D., Nafia, A., & Lyanthi, M. E. 2023. Pengaturan Hukum Notaris Yang Membuat Akta Menggunakan Cyber Notary. Innoivative: Journal Of Social Science Research, 3(6), 1–19.
Purnama Sari, Wahyu Melati. 2025. Keabsahan Akta Notaris Yang Dibuat di Luar Wilayah Jabatan: Kajian Yuridis Terhadap Akibat Hukumnya Bagi Para Pihak. Nomos: Jurnal Penelitian Ilmu Hukum Vol. 5 No. 1, 73 – 79.
Safira, K. G., Apriyani, R. M., & Astiti, Y. F. 2023. Kewenangan Notaris Kaitannya Dengan Transaksi Elektronik Yang Dilakukan Di Luar Wilayah Jabatan Notaris. UNES Law Review, 5(3), 2714–2727.
Yolandaa, Moch Andre. 2025. Penegakan Hukum Terhadap Notaris Pelaku Tindak Pidana Penggelapan Uang Pajak Bea Perolehan Hak Atas Tanah Dan Bangunan (BPHTB). Cendekia: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmiah, Volume 2 No. 2, 251 – 261.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indah Ayu Silvyana, Umar Hasan, Meri Yarni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





