Communication of Da'wah in Religious Moderation at Islamic Boarding Schools
DOI:
https://doi.org/10.55681/sentri.v4i12.5887Keywords:
Da’wah Communication, Religious Moderation, Islamic Boarding School, Organizational CommunicationAbstract
Da’wah communication plays a strategic role in instilling moderate religious values in Islamic boarding schools to prevent the penetration of extremist ideologies that contradict the principle of rahmatan lil'alamin. However, there are still limitations in studies describing how moderate da’wah messages are constructed and conveyed systematically in traditional Islamic educational environments. This study aims to analyze da'wah communication practices at the Al-Ishlah Bobos Cirebon Islamic boarding school through David K. Berlo's communication model (SMCR), covering the source of the message (da'i), the content of the message, the media, and the reception of the mad'u. The research uses a qualitative descriptive method with an interpretive constructivist paradigm. The results show that da'wah communication is carried out through the approaches of da'wah bil-lisan, bil-qalam, and bil-hal, with messages emphasizing the values of tawassut (middle way), tawazun (balance), and tasamuh (tolerance). The media of da’wah included formal education, halaqah bahtsul masail, and digital platforms. Practically, this study reinforced persuasive da’wah strategies in Islamic boarding schools, while theoretically contributing to the development of studies on moderate da’wah communication based on communication models.
Downloads
References
Liere, L. “Representing ‘Religious Violence’: Understanding the Role of Religion as Simplifier and Magnifier of Violent Conflict.” In Rethinking Political Violence. Palgrave Macmillan, (2012): 207–225.
Sulistyani, H. D., Turnomo Rahardjo, & Lintang R. Rahmiaji. “Gen Z and Religious-Based Social Distance.” Profetik Jurnal Komunikasi 14, no.1 (2020): 5–20.
BNPT. “Indeks Potensi Radikalisme.” Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, (2020).
Al-Sabahi, Z., & Montasari, R. “The Use of the Internet for Terrorist Purposes: Investigating the Growth of Online Terrorism and Extremism BT - Applications for Artificial Intelligence and Digital Forensics in National Security.” In R. Montasari Ed. Cham: Springer Nature Switzerland, (2023): 55-66.
Mughal, R., DeMarinis, V., Nordendahl, M., Lone, H., Phillips, V., & Boyd-MacMillan, E. “Public Mental Health Approaches to Online Radicalisation: An Empty Systematic Review.” International Journal of Environmental Research and Public Health 20, no.16 (2023).
Pelu, H., Rosmiati, Suaib, S., & Pelu, J. H. “Urgensi Moderasi Beragama dalam Kehidupan Beragama dan Bernegara.” Indonesian Annual Conference Series, (Prosiding IACS-TIDES SE-), (2025): 30–38.
Wardah, S. N., Hawa, R. N., Zahra, S. A., Nabilah, S., & Anwar, S. “Dakwah Inklusif sebagai Sarana Generasi Z untuk Mewujudkan Moderasi Beragama.” Idarotuna 6, no.1 (2024): 1–15.
Tim Liputan MI. “Survei Wahid Institute: Intoleransi-Radikalisme Cenderung Naik.” Media Indonesia (Januari 18, 2020).
BNPT. “BNPT: 180 Ribu Konten Bermuatan Terorisme Diblokir Sepanjang 2024.” Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, (2024).
Halwati, U., & Alfi, I. “Interfaith tolerance through the Media of Indonesian newspapers.” Jurnal Ilmu Dakwah 42, no.2 (2022): 284–307.
Haris, M. “Islam Moderat Konteks Indonesia dalam Perspektif Histori.” Tasamuh: Jurnal Studi Islam 7, no.2 (2015): 257–272.
Nasoha, Ahmad Muhammad Mustain, Ashfiya Nur Atqiyavi, Dwi Ajeng Pratiwi, Umi Hanik, & Afifa Nur Kholifah. “Moderasi Beragama sebagai Jembatan antara Dakwah Islam dan Pendidikan Kewarganegaraan.” Jurnal Pendidikan Dan Kewarganegara Indonesia 2, no.2 (2025): 258–273.
Hanafi, M. M. “Konsep Wasathiyyah dalam Islam.” Harmoni: Jurnal Multikultural Dan Multireligius 8, no.32 (2009).
Alam, M. “Studi Implementasi Pendidikan Islam Moderat dalam Mencegah Ancaman Radikalisme di Kota Sungai Penuh Jambi.” Jurnal Islamika 17, no. 2 (2017): 17–40.
Muhibbin, Abdul Choliq, & Kun Wazis. “Pesantren and Media Imperialism: Resistance Against the Hegemony of Mainstream Media in Constructing the Issue of Radicalism-Terrorism in Indonesia.” Mediakita 9, no.2 (2025): 331–345.
Rayfansyah, M., Indraji, M. I., & Roza, E. “Modern Islamic Boarding Schools as Pillars of Islamic Education in Riau.” Indonesian Journal of Education (INJOE) 5, no.1 (2025): 142–152.
Mubarok, A. R., & Sunarto, S. “Moderasi Beragama di Era Digital: Tantangan dan Peluang.” Journal of Islamic Communication Studies 2, no.1 (2024): 1–11.
Husain, A. “Peran Pendidikan Pesantren Dalam Mencegah Paham Ekstrem.” Jurnal Studi Keislaman 5, no.1 (2020): 12–27.
Syamsudin, R. “Pentingnya Pemikiran Moderat Dalam Tafsir Keagamaan Di Indonesia.” Jurnal Tafsir Dan Pemikiran Islam 3, no.2 (2021): 30–45.
Syafi’i, M. “Peran Komunikasi Kiai Dalam Pembentukan Karakter Santri.” Jurnal Pendidikan Pesantren 4, no.1 (2018): 15–28.
Hibrizi, A. N., & Rasadi, K. S. “Peran Dakwah Moderat dalam Menghadapi Tantangan Politik Identitas di Indonesia.” ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi 16, no.1 (2025): 24–40.
Berlo, D. K. “The Process of Communication: An Introduction to Theory and Practice.” New York: Holt, Rinehart and Winston, (1960).
Supriadi, E., Ghufron Ajib, & Sugiarso Sugiarso. “Intoleransi dan Radikalisme Agama: Konstruk LSM tentang Program Deradikalisasi.” JSW: Jurnal Sosiologi Walisongo 4, no.1 (2020): 53–72.
Nafsiyah, F., & Wardan, K. “Peran Pendidikan Agama Islam dalam Mencegah Radikalisme di Kalangan Remaja.” Jurnal Ilmu Pendidikan 18, no.2 (2024): 93–104.
Hariyanto, D. “Buku Ajar Ilmu Komunikasi.” Sidoarjo: UMSIDA Press, (2021).
Mulyana, D. Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar. Bandung: Remaja Rosdakarya, (2017).
Pimay, A. “Metodologi Dakwah.” Semarang: Rasail, (2006).
Ma’arif, B. S. “Psikologi Komunikasi Dakwah.” Bandung: Remaja Rosdakarya, (2015).
Mubasyaroh. “Dakwah dan Komunikasi: Studi Penggunaan Media Massa dalam Dakwah.” At-Tabsyir: Jurnal Ilmu Komunikasi Penyiaran Islam 4, no. 1 (2016): 95-114.
Saputra, W. “Pengantar Ilmu Dakwah.” Jakarta: RajaGrafindo Persada, (2011).
Gonzales, H. “Difusi dan Umpan Balik. Komunikasi Massa dan Pembangunan Pedesaan di Negara-negara Dunia Ketiga: Suatu Pengantar.” Jakarta: Gramedia, (1987).
Kementerian Agama RI. “Moderasi Beragama.” Jakarta: Kementerian Agama RI, (2019).
Munir, A. “Literasi Moderasi Beragama di Indonesia.” Bengkulu: Zigie Utama, (2020).
Qardhawi, Y. “Islam Jalan Tengah: Menjauhi Sikap Berlebihan dalam Beragama.” Bandung: Mizan Publishing, (2017).
Rosidi, A. “Integrasi Sosial Umat Beragama dalam Penyelesaian Konflik Bernuansa Agama di Kecamatan Kepil Wonosobo.” Jurnal Multikultural dan Multireligius 15, no.3 (2016): 20–31.
Shihab, M. Q. “Wasathiyyah: Wawasan Islam tentang Moderasi Beragama.” Tangerang: Lentera Hati, (2019).
Rahardjo, T., Sunarto, Lukmantoro, T., Ulfa, N. S., Rahmiaji, L. R., & Budiarsa, Y. T. “Memahami Metode Penelitian Komunikasi (1st ed.).” Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, (2024).
Miles, M. B., & Huberman, A. M. “Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook (2nd ed.).” Thousand Oaks, Sage, (1994).
Abdullah, A. “Paradigma dan Epistemologi Dakwah.” Jurnal Pemberdayaan Masyarakat 7, no. 19 (2019).
Fahri, M., & Zainuri, A. “Moderasi Beragama di Indonesia.” Jurnal Intizar 25, no.2 (2019): 95–100.
Idris, M. “Analisis Fenomenologis Pesan Dakwah Digital PCNU Pamekasan.” Ulumuna: Jurnal Studi Keislaman 8, (2022): 1–26.
Zaini, A., Thoriq, R. M., Hanifa, Z., & Ghofur, A. “Memahami makna al- ‘adalah dalam moderasi beragama.” Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin 8, no.12 (2024): 479–486.
Badri, K. N. bin Z. “Balanced Education According to Imam Al-Zarnuji.” Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education 3, no. 2 (2022)” 135–147.
Mas’udi, A. “Peran Pesantren dalam Pembentukan Karakter Bangsa.” Jurnal Paradigma 2, no.1 (2015).
Muhaemin, M., & Yunus, Y. “Pengamalan Nilai Moderasi Beragama Berbasis Kearifan Lokal di Lingkungan Pesantren.” Jurnal Konsepsi 12, no.2 (2023): 13–27.
Said, H. “The Role of Islamic Da’wah in Creating Peace and Developing Civilization.” Jakarta: Publica Indonesia Utama, (2024).
Rakhmat, J. “Psikologi Komunikasi.” Bandung: Remaja Rosdakarya, (2018).
Khoirunnissa, R., & Syahidin, S. “Urgensi Pendidikan Moderasi Beragama Sebagai Upaya Menangkal Radikalisme di Kalangan Mahasiswa.” Jurnal Penelitian Pendidikan Islam 10, no.2 (2022): 177–192.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Muhammad Husna Hisaba

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





