Eksistensi Adat Kasiturusan dalam Pembagian Warisan Masyarakat Adat Toraja di Lembang Palesan Kabupaten Tana Toraja

Authors

  • Connie Else Pirade Universitas Mulawarman

DOI:

https://doi.org/10.55681/sentri.v5i2.5659

Keywords:

Customary Law, Inheritance, Kasiturusan, Toraja, Legal Pluralism

Abstract

In Toraja society, kasiturusan is not only an inheritance distribution mechanism but also a customary institution that sustains the tongkonan, strengthens kinship ties, and preserves cultural identity. In practice, kasiturusaninteracts with state law, creating dynamics of legal pluralism. This study aims to examine the existence of kasiturusan in the Toraja customary inheritance system and analyze its legal implications for heirs who either accept or reject it. This research applies a socio-legal approach, combining normative and empirical studies. Data were collected through literature review, legal document analysis, and theoretical frameworks involving legal pluralism theory, kinship theory, and sociology of law. The findings reveal that kasiturusan continues to strongly exist in Toraja society, though it has adapted to social, economic, and formal legal dynamics. Acceptance of kasiturusan reinforces the social position and customary legitimacy of heirs, while rejection results in the loss of symbolic rights, social exclusion, and potential disputes in the formal legal system. Kasiturusan serves a dual role as a cultural preservation institution and as a critical focal point in the dynamics of Indonesia’s legal pluralism. Therefore, proportional recognition by the state is necessary to avoid conflicts with the national legal system.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Buku

A. Suriyaman Mustari Pide, Hukum Adat Dulu, Kini dan Akan Datang, Pelita Pustaka, Makassar, 2009, hal. 19

Achmad Ali, Menguak Tabir Hukum, Ghalia Indonesia, Bogor, 2008, hal. 33

Ahlan Sjarif dan Nurul Elmiyah. 2006. Hukum Kewarisan Perdata Barat: Pewarisan Menurut Undang-Undang, (Jakarta: Kencana).

…………………., Buku Ajar Hukum Adat, Samarinda: Mulawarman Press

…………………, 2024, Penyelesaian Sengketa Masyarakat Hukum Adat Melalui Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi, Samarinda: Mulawarman Press, jilid 1

…………………, 2024, Penyelesaian Sengketa Masyarakat Hukum Adat Melalui Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi, Samarinda: Mulawarman Press, jilid 2

…………………, 2024, Penyelesaian Sengketa Masyarakat Hukum Adat Melalui Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi, Samarinda: Mulawarman Press, jilid 3

Kusmayanti Hazar. 2022. “Penguatan Lembaga Penyelesaian Sengketa Adat Dalam Rangka Penegakan Hukum Menuju Pembaharuan Hukum Acara Perdata di Indonesia”. (Universitas Padjadjaran)

L. T. Tangdilintin, Toraja Dan Kebudayaannya. Makassar. Lembaga Kajian dan Penulisan Sejara Budaya Sulawesi Selatan hlm,179-180

R. Abdoel Djamali, Pengantar Hukum Indonesia, Rajawali Pers, Jakarta, 2016 hal. 1

Rita Tuken, (2020), Pembagian Harta Warisan Berdasarkan Hukum Adat Toraja, AGMA, hlm. 20

Soerjono Soekanto, 2012, Hukum Adat Indonesia, Jakarta: Raja Grafindo Persada, hlm. 147.

Jurnal

Achmad Sodiki, Pemulihan Hak Masyarakat Adat atas Ruang Lingkup Hidup dalam Putusan MK No. 45/2011 dan 35.2012,

Aulia Rahmah Dwiyanti, Zenita Delia Reviska, Salzabilla Cinta Aurellya, Analisis Sistem Hukum Waris Adat Toraja Bagi Anak Angkat dan Anak Kandung. Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora, Vol. 2, No. 1, Tahun 2025. DOI: https://doi.org/10.62383/aliansi.v2i1.720

Pora, S.T., Malleana, A. A., & Nurhasanah, N. 2023. Menguak Kearifan Lokal Masyarakat Toraja dalam Menjaga Toleransi, PUSAKA, 11(2), 299-312.

Siti Hardiyanti Akbar. (2015). Fungsi Lembaga Adat Dalam Upaya Penyelesaian Sengketa Tanah Adat Tongkonan di Kabupaten, Universitas Hasanuddin, hlm. 66.

Zainuddin, M. 2017. Peran Ulama Perempuan di Aceh (Studi Terhadap Kiprah Perempuan Sebagai Ulama di Kabupaten Bireuen dan Aceh Besar), TAKAMMUL: Jurnal Studi Gender dan Islam serta Perlindungan Anak, 6(2), 165-177.

Sumber Informasi dari Internet

Indonesia, Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia, Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 35/PUU-X/2012.

Kompasiana, Kerukunan Keluarga Palesan Salurkan Bantuan Kepada Korban Longsor di Lembang Palesan, 15 April 2024, diakses dari https://www.kompasiana.com/owenjuve/661cadc3147093494a4417a2/kerukunan-keluarga-palesan-salurkan-bantuan-kepada-korban-longsor-di-lembang-palesan?page=all#goog_rewarded, diakses pada 18 Juni 2025 17:46 WIB.

Downloads

Published

2026-02-27

How to Cite

Pirade, C. E. (2026). Eksistensi Adat Kasiturusan dalam Pembagian Warisan Masyarakat Adat Toraja di Lembang Palesan Kabupaten Tana Toraja. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 5(2), 1272–1287. https://doi.org/10.55681/sentri.v5i2.5659