Analisis Pertimbangan Hakim dalam Menjatuhkan Pidana Percobaan terhadap Pelaku tindak Pidana Pemberian Keterangan Palsu di Atas Sumpah

(Studi Putusan Nomor: 1353/Pid.B/2017/PN.Tjk dan 23/Pid/2018/PT.TJK)

Authors

  • Muhammad Akbar Universitas Lampung
  • Erna Dewi Universitas Lampung
  • Ahmad Irzal Fardiansyah Universitas Lampung

DOI:

https://doi.org/10.55681/sentri.v4i10.4692

Keywords:

Suspended Sentence, False Testimony, Judicial Consideration, Purposeof Punishment

Abstract

One of the criminal acts that frequently occurs in society is giving false testimony under oath, which is punishable by imprisonment; however, in practice, judges may impose a suspended sentence. This study aims to analyze the judge’s considerations in imposing a suspended sentence on perpetrators of giving false testimony under oath and its conformity with the objectives of punishment. The research employed normative legal research with statutory and conceptual approaches. The data used were secondary data obtained through library research and analyzed descriptively and qualitatively. The findings show that in Decision Number 1353/Pid.B/2017/PN.Tjk and 23/Pid/2018/PT.Tjk, the juridical consideration of the judges was based on the fact that the defendant was proven to have violated Article 242 paragraph (1) of the Indonesian Criminal Code. The philosophical consideration was directed at efforts to rehabilitate the defendant so that he would not repeat the offense, while the sociological consideration involved taking into account both mitigating and aggravating factors. The imposition of the suspended sentence was deemed consistent with the objectives of punishment, particularly given the defendant’s advanced age (68 years) and in line with the relative theory, which emphasizes punishment as a means of learning rather than mere retribution.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Failin. “Sistem Pidana dan Pemidanaan di dalam Pembaharuan Hukum Pidana Indonesia.” Jurnal Cendekia Hukum, September 2017.

Fardiansyah, Ahmad Irzal. “Mediasi Pidana (Penal); Sebuah Bentuk Perkembangan Hukum Pidana Sekaligus Pengakuan terhadap Nilai yang Hidup di Masyarakat.” Jurnal Hukum Progresif 3, no. 2 (2011).

[et al.]. “Pengakuan Terhadap Hukum Pidana Adat di Indonesia.” Jurnal Bina Mulya Hukum 4, no. 1 (2019).

Julyano, Mario, dan Aditya Yuli Sulistyawan. “Pemahaman Terhadap Asas Kepastian Hukum Melalui Konstruksi Penalaran Positivisme Hukum.” Jurnal Crepido 1, no. 1 (2019). https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/crepido.

Maroni, Rini Fathonah, Nenny Dwi Ariani, dan Mashuril Anwar. “Rekonstruksi Sistem Peradilan Pidana Korupsi Dalam Rangka Menunjang Pembangunan Nasional (Studi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjung Karang).” Jurnal Hukum & Pembangunan 50, no. 4 (2020).

Maroni, Sopian Sitepu, dan Nenny Dwi Ariani. “Humanistic Law Enforcement As The Application Of The Value Of Justice, Expediency And Legal Certainty Based On Pancasila.” Journal of Legal, Ethical and Regulatory Issues 22, no. 4 (2019).

Muladi. Lembaga Pidana Bersyarat. Bandung: Alumni, 2016.

Mas, Marwan. “Penguatan Argumentasi Fakta-Fakta Persidangan dan Teori Hukum dalam Putusan Hakim.” Jurnal Yudisial 5, no. 3 (2012).

Nawawi Arief, Barda. Tujuan dan Pedoman Pemidanaan: Perspektif Pembaharuan & Perbandingan Hukum Pidana. 3rd ed. Semarang: Pustaka Magister, 2013.

Nugroho, Nunung. “Urgensi Pembaruan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Dalam Dinamika Masyarakat Indonesia.” Jurnal Spektrum Hukum 14, no. 1 (2017).

Prinst, Darwan. Hukum Acara Pidana: Suatu Pengantar. Jakarta: Djambatan, 2021.

Ramadhani, Gita Santika, Barda Nawawi Arief, dan Purwoto. “Sistem Pidana dan Tindakan Double Track System Dalam Hukum Pidana di Indonesia.” Diponegoro Law Review 1, no. 4 (2012).

Rifai, Ahmad. Penemuan Hukum oleh Hakim dalam Perspektif Hukum Progresif. Jakarta: Sinar Grafika, 2018.

Siswanto, Heni. “Pembangunan Penegakan Hukum Pidana yang Mengefektifkan Korporasi sebagai Subjek Tindak Pidana Korupsi.” Fiat Justicia Journal of Law 9, no. 1 (2015).

Downloads

Published

2025-10-31

How to Cite

Akbar, M., Dewi, E., & Fardiansyah, A. I. (2025). Analisis Pertimbangan Hakim dalam Menjatuhkan Pidana Percobaan terhadap Pelaku tindak Pidana Pemberian Keterangan Palsu di Atas Sumpah: (Studi Putusan Nomor: 1353/Pid.B/2017/PN.Tjk dan 23/Pid/2018/PT.TJK). SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 4(10), 2892–2901. https://doi.org/10.55681/sentri.v4i10.4692