Defensive Wound: Luka Iris atau Luka Bacok pada Jari Tangan Kanan

Authors

  • Nurul Ummi Rofiah Fakultas Kedokteran Universitas Wahid Hasyim
  • Aditya Naufal Pribadhi Fakultas Kedokteran Universitas Wahid Hasyim
  • Dian Rudy Yana Fakultas Kedokteran Universitas Wahid Hasyim
  • Ratna Widyaningrum Fakultas Kedokteran Universitas Wahid Hasyim

DOI:

https://doi.org/10.55681/sentri.v4i8.4431

Keywords:

Luka Tangkis, Luka Iris, Luka Bacok

Abstract

Luka tangkis atau luka pertahanan sering ditemukan dalam kasus kekerasan seperti pembunuhan atau penganiayaan. Luka ini merupakan respons naluriah korban dalam upaya melindungi diri dari serangan, dan biasanya muncul pada bagian tubuh yang digunakan untuk menangkis, seperti tangan. Kekerasan tajam dapat menyebabkan luka iris maupun luka bacok, namun pada beberapa kasus, perbedaan antara keduanya bisa sulit dikenali, terutama jika bentuk luka menyerupai iris meskipun penyebabnya adalah bacokan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik luka tangkis yang disebabkan oleh kekerasan tajam, dengan fokus pada kasus seorang pria yang mengalami luka di tangan kanan akibat berusaha menahan serangan parang saat diserang oleh enam orang tak dikenal. Penelitian menggunakan metode studi kasus dengan pengumpulan data melalui anamnesis dan pemeriksaan fisik. Hasil pemeriksaan menunjukkan korban, laki-laki usia 25 tahun dengan status gizi dan tanda vital normal, mengalami tiga luka terbuka pada jari-jari tangan kanan. Berdasarkan deskripsi luka dan keterangan korban, luka tersebut menyerupai luka iris, meskipun cara kekerasan dilakukan dengan membacok. Hal ini menunjukkan pentingnya ketelitian dalam identifikasi jenis luka untuk mendukung proses hukum dan diagnosis medis. Disimpulkan bahwa luka yang dialami korban merupakan luka iris, berdasarkan pola luka meskipun cara kekerasannya dilakukan dengan bacokan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bardale, R. (2011). Principles of forensic medicine & toxicology. JP Medical Ltd. https://books.google.com/books?hl=id&lr=&id=-Awqz_YipB8C&oi=fnd&pg=PP2&dq=Rajesh+Bardale.+Principles+of+Forensic+Medicine+and+Toxicoligy.+Jaypee+Brothers+Medical+Publishers.+New+Delhi,+2011&ots=mlRXFkk6mO&sig=-Bu1XfVXsevAWiglJSgXvanM4VU

DiMaio, D., & DiMaio, V. J. (2001). Forensic pathology. CRC press. https://www.taylorfrancis.com/books/mono/10.1201/9781420042412/forensic-pathology-vincent-dimaio-dominick-dimaio

Dolinak, D., Matshes, E., & Lew, E. O. (2005). Forensic pathology: Principles and practice. Elsevier. https://books.google.com/books?hl=id&lr=&id=JdtgE0eHTL4C&oi=fnd&pg=PR13&dq=Dolinak+D,+Matshes+EW,+Lew+EO.+Forensic+Pathology:+Principle+and+Practice.London:+Elsevier+Academic+Press&ots=ThicsWRSjb&sig=OqyDeSk6GiIArvM5QTU0-mOR7Cs

Kimmerle, E. H., & Baraybar, J. P. (2008). Skeletal trauma: Identification of injuries resulting from human rights abuse and armed conflict. CRC press. https://www.taylorfrancis.com/books/mono/10.1201/9781420009118/skeletal-trauma-erin-kimmerle-jose-pablo-baraybar

Saukko, P., & Knight, B. (2015). Knight’s forensic pathology. CRC press. https://books.google.com/books?hl=id&lr=&id=aWbdCgAAQBAJ&oi=fnd&pg=PP1&dq=Saukko+P,+Knight+B.+Knight%E2%80%99s+Forensic+Pathology.3rd+ed.+London+:+Edward+Arnold+Ltd.%3B2004&ots=ON_U25nsiy&sig=WkJ5JxZraQSRzNd-3L4f-wQIoHA

Shepherd, R. (2003). Simpson’s Forensic Medicine. CRC Press.

Shkrum, M. J., & Ramsay, D. A. (2007). Forensic Pathology of Trauma. Springer Science & Business Media.

Sofwan, D. (2007). Ilmu Kedokteran Forensik: Pedoman Bagi Dokter dan Penegak Hukum. Badan Penerbit Universitas Diponegoro. //perpustakaan-kedokteran.ump.ac.id%2Findex.php%3Fp%3Dshow_detail%26id%3D1131%26keywords%3D

Suryadi, D., & Rahmat, D. (2018). Analisis Putusan Pengadilan Perkara Tindak Pidana Pembunuhan Berencana secara Bersama-Sama. Logika : Jurnal Penelitian Universitas Kuningan, 9(01), 11–21. https://doi.org/10.25134/logika.v9i01.894

Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP)., Pub. L. No. 8 (1981).

Wiraagni, I. A., Widagdo, H., & Suriyanto, R. A. (2021). Materi Penunjang Ilmu Kedokteran Forensik dan Medikolegal Jilid 1 (Vol. 1). UGM PRESS. https://books.google.com/books?hl=id&lr=&id=rW1UEAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA5&dq=Analisis+Forensik+Luka+Tangkis+pada+Kasus+Penganiayaan+Menggunakan+Senjata+Tajam&ots=FPffo8PYD0&sig=_wijPDUiRZOqlEJV1Aapmm4-qCU

Downloads

Published

2025-08-21

How to Cite

Rofiah, N. U., Pribadhi, A. N., Yana, D. R., & Widyaningrum, R. (2025). Defensive Wound: Luka Iris atau Luka Bacok pada Jari Tangan Kanan. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 4(8), 1479–1484. https://doi.org/10.55681/sentri.v4i8.4431