MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing https://ejournal.nusantaraglobal.ac.id/index.php/memace <p><strong>MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing</strong> is an journal containing research articles in several fields, namely: (1) teaching Indonesian language and local, regional and foreign languages; (2) Indonesian, regional and foreign linguistics; and (3) Indonesian, regional and foreign literature. <em>MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing</em> can be reserved for researchers, academics, professionals, practitioners, and students to deliver the results of his research in the form of research articles.</p> <p><em>MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing</em> can have <strong><a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20230324340027516" target="_blank" rel="noopener">E-ISSN 2986-7193</a></strong>. First published in March 2023 by Indonesian Language Education Program, Institut Pendidikan Nusantara Global. <em>MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing</em> will regularly be published four times a year in March, June, September, and December. </p> Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Institut Pendidikan Nusantara Global en-US MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing 2986-7193 DIKSI DAN MAJAS PADA LIRIK LAGU “33X” KARYA PERUNGGU https://ejournal.nusantaraglobal.ac.id/index.php/memace/article/view/6191 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena lagu "33x" karya kelompok musik Perunggu yang menjadi sarana refleksi sosiopsikologis bagi generasi kontemporer dalam menghadapi krisis eksistensial dan fenomena <em>hustle culture</em>. Penelitian ini bertujuan untuk membedah mekanisme kebahasaan yang digunakan Perunggu dalam mengejawantahkan pesan spiritual dan introspektif melalui analisis diksi dan majas. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan stilistika, di mana data berupa unit-unit linguistik dalam lirik lagu "33x" dianalisis secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik lagu ini didominasi oleh penggunaan diksi konotatif yang terbagi menjadi kategori religius-filosofis, krisis batin, dan imperatif-solutif. Selain itu, ditemukan penggunaan majas repetisi (epizeukis) yang intensif sebagai fungsi persuasif, serta majas metafora dan simbolisme yang mentransformasi konsep abstrak menjadi citra konkret</p> Reviena Dewi Copyright (c) 2026 Reviena Dewi https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-06-16 2026-06-16 4 2 51 56 10.55681/memace.v4i2.6191 AMBIGUITAS MAKNA PADA JUDUL BERITA ONLINE DI PORTAL KOMPAS.COM DAN DETIK.COM https://ejournal.nusantaraglobal.ac.id/index.php/memace/article/view/6193 <p>Bahasa memiliki peran yang sangat penting dalam dunia jurnalistik, terutama dalam penyajian judul berita. Judul berita berfungsi sebagai pintu utama bagi pembaca untuk memahami isi berita serta menarik minat baca. Dalam konteks media daring, judul berita tidak hanya berperan sebagai penanda informasi, tetapi juga sebagai strategi menarik perhatian pembaca di tengah persaingan informasi yang sangat ketat. Namun, penggunaan bahasa dalam judul berita <em>online</em> sering kali menimbulkan permasalahan kebahasaan, salah satunya adalah ambiguitas makna. Ambiguitas terjadi ketika suatu satuan bahasa memiliki lebih dari satu kemungkinan makna sehingga dapat menimbulkan penafsiran ganda pada pembaca. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk ambiguitas makna dalam judul berita <em>online</em> di portal Kompas.com serta faktor kebahasaan penyebabnya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi judul-judul berita Kompas.com dan Detik.com dalam kurun waktu tertentu. Analisis data dilakukan melalui tahap identifikasi dan analisis berdasarkan kajian semantik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ambiguitas makna pada judul berita Kompas.com dan Detik.com meliputi ambiguitas leksikal dan ambiguitas gramatikal. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada kajian semantik dan bahasa jurnalistik serta menjadi bahan evaluasi bagi penulisan judul berita yang lebih jelas dan tepat.</p> Rindi Santi Asi Copyright (c) 2026 Rindi Santi Asi https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-06-16 2026-06-16 4 2 57 63 10.55681/memace.v4i2.6193 MAKNA KONOTATIF DAN KONTEKSTUAL PADA LIRIK LAGU MAWAR YANG MENARI KARYA VEMMY SAGITA https://ejournal.nusantaraglobal.ac.id/index.php/memace/article/view/6192 <p>Musik bukan hanya sebuah hiburan, namum dapat menjadi suatu gambaran fenomena yang dialami banyak orang. Maka dari itu musik menjadi ekspresi para anak muda dalam menghadapi tekanan sosial, meluapkan emosi, dan menyuarakan semangat dan perasaan yang mereka alami. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemaknaan kontekstual pada lirik lagu Mawar yang Menari Karya Vemmy Sagita. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mengungkap makna kontekstual. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan studi dokumen. Sedangkan teknik analisis data adalah simak dan catat. Menggunakan teori Geoffrey Leech dengan memakai makna konotatif sebagai pendukung analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna kontekstual pada lirik lagu mawar yang menari mengambil lebih banyak situasi personal 16 data, situasi tempat 1 data, dan situasi waktu 1 data. Kesimpulan dari penelitian ini adalah makna kontekstual melihat cerminan sosial pada lirik lagu Mawar yang Menari yang ditemukan pada setiap perjalanan hidup banyak orang.</p> Anastasia Nurhakim Copyright (c) 2026 Anastasia Nurhakim https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-06-16 2026-06-16 4 2 64 73 Kritik Sastra Mimetik Pada Lirik Lagu Jalan Pulang Karya Closehead Sebagai Representasi Makna Hidup https://ejournal.nusantaraglobal.ac.id/index.php/memace/article/view/6578 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna hidup yang terkandung dalam lirik lagu "Jalan Pulang" karya Closehead menggunakan pendekatan kritik sastra mimetik. Metode ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi. Lirik lagu dianalisis sebagai cerminan realitas kehidupan manusia yang mengandung nilai filosofis mendalam tentang perjalanan hidup, penyesalan, harapan, dan pencarian jati diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik lagu "Jalan Pulang" merepresentasikan berbagai dimensi makna hidup, antara lain:</p> <p>(1) kerinduan akan nilai-nilai asali kehidupan, (2) kesadaran akan kefanaan dan perjalanan waktu, (3) konflik batin antara kenyataan dan harapan, (4) pencarian identitas dan kepulangan sebagai metafora pencapaian tujuan hidup,</p> <p>serta (5) dimensi spiritual berupa kepasrahan dan penerimaan. Melalui pendekatan mimetik, terbukti bahwa lirik lagu ini bukan sekadar teks musikal, melainkan sebuah representasi literer yang mencerminkan pengalaman eksistensial universal manusia.</p> <p>&nbsp;</p> Husina Humaira Damayanti Copyright (c) 2026 Husina Humaira, Damayanti https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-06-16 2026-06-16 4 2 74 81 10.55681/memace.v4i2.6578 KONFLIK SOSIAL DALAM NOVEL MEDULLA SINCULASIS KARYA PAOX IBEN: KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA https://ejournal.nusantaraglobal.ac.id/index.php/memace/article/view/6634 <p>Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk konflik sosial yang terdapat dalam novel <em>Medulla Sinculasis</em> karya Paox Iben serta menjelaskan faktor-faktor penyebab munculnya konflik tersebut melalui pendekatan sosiologi sastra. Novel ini mengangkat berbagai persoalan sosial masyarakat Lombok, khususnya kehidupan masyarakat marginal yang berhadapan dengan kekuatan ekonomi, politik, dan budaya. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi. Data penelitian berupa kutipan-kutipan naratif dan dialog yang mengandung konflik sosial dalam novel. Analisis dilakukan berdasarkan teori konflik sosial yang dikemukakan oleh Lewis A. Coser dan pendekatan sosiologi sastra yang memandang karya sastra sebagai representasi realitas sosial masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik sosial dalam novel <em>Medulla Sinculasis</em> meliputi konflik antara individu dengan kelompok, konflik antarkelompok sosial, konflik antara masyarakat marginal dengan pemegang kekuasaan, konflik ekonomi, konflik budaya, serta konflik lingkungan. Konflik-konflik tersebut muncul akibat adanya ketimpangan sosial, perebutan sumber daya, dominasi kekuasaan, marginalisasi masyarakat kecil, dan perbedaan kepentingan antar kelompok. Tokoh Nuruda sebagai tokoh utama mengalami transformasi dari seorang wisatawan menjadi aktivis sosial yang berusaha memperjuangkan hak-hak masyarakat marginal di Ampenan. Namun perjuangannya berhadapan dengan struktur kekuasaan yang lebih kuat sehingga berakhir tragis. Novel ini menunjukkan bahwa sastra dapat menjadi media kritik sosial terhadap praktik ketidakadilan yang terjadi dalam masyarakat modern.</p> Rudi erwin Rona Restu Victoria Copyright (c) 2026 Rudi erwin https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-06-16 2026-06-16 4 2 82 91 10.55681/memace.v4i2.6634