https://ejournal.nusantaraglobal.ac.id/index.php/kanaka/issue/feedKANAKA: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini2026-06-27T11:41:50+00:00Samsul Mujtahidin, M.Pd.kanaka@nusantaraglobal.ac.idOpen Journal Systems<p><strong>KANAKA: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini </strong>is a scholarly journal managed by the Early Childhood Teacher Education Study Program of Institut Pendidikan Nusantara Global. It publishes research articles, theoretical studies, and best educational practices in Early Childhood Education (ECE). The journal accepts manuscripts in both Indonesian and English from researchers, lecturers, teachers, practitioners, and observers of early childhood education. The focus and scope of the journal cover various aspects of early childhood development and education, including curriculum, learning strategies, social-emotional development, cognitive and language development, parenting, and contemporary issues in early childhood education. The primary aim of <strong>KANAKA</strong> is to serve as a reputable and relevant platform for scientific publication and to contribute to advancing knowledge and practice in early childhood education in Indonesia and beyond. The journal is published twice a year, in <strong>June</strong> and <strong>December,</strong> with <strong><a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20250618282047013" target="_blank" rel="noopener">e-ISSN 3109-0184</a></strong>.</p>https://ejournal.nusantaraglobal.ac.id/index.php/kanaka/article/view/6465Strategi Guru dalam Penanganan Anak Usia Dini Hiperaktif melalui Permainan Estafet Bola (Studi Kasus di PAUD-KB Permata Hidayatullah)2026-05-21T23:39:51+00:00Niswatinniswatin1989@gmail.comDalety Jelita Hayatijelita112234@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam menangani anak usia dini yang memiliki kecenderungan hiperaktif melalui permainan estafet bola di PAUD-KB Permata Hidayatullah. Anak hiperaktif seringkali menunjukkan perilaku sulit berkonsentrasi, impulsif, dan memiliki energi berlebih sehingga menimbulkan tantangan bagi guru dalam pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian adalah seorang anak dengan kecenderungan hiperaktif, guru kelas, serta teman sebaya. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan estafet bola mampu membantu guru dalam mengarahkan energi berlebih anak hiperaktif, meningkatkan konsentrasi, melatih kerjasama, serta menumbuhkan sikap disiplin. Strategi guru dalam implementasi kegiatan ini meliputi: (1) perencanaan permainan sesuai kebutuhan anak, (2) pemberian instruksi yang jelas dan sederhana, (3) pendampingan intensif, serta (4) pemberian reinforcement positif.</p>2026-06-27T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 KANAKA: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dinihttps://ejournal.nusantaraglobal.ac.id/index.php/kanaka/article/view/6466Pentingnya Gizi Seimbang Untuk Tumbuh Kembang Anak Yang Optimal Dengan Studi Kasus Di Posyandu Panca Warna Desa Pengadangan2026-06-03T03:43:57+00:00Nurhaininurhaini014@mail.comHusnawatiwatihusna33@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis status gizi anak usia 0–59 bulan serta mengetahui apakah anak tersebut memiliki Gizi yang cukup untuk tumbuh dan berkembang dengan baik. Studi dilakukan di Posyandu Panca Warna, Desa Pengadangan, Lombok Timur, dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Sampel terdiri dari 20 anak yang hadir saat kegiatan posyandu dan memiliki data lengkap berat badan, tinggi badan, dan usia. Pengukuran status gizi dilakukan berdasarkan indikator BB/U dan BB/TB sesuai standar WHO dan Permenkes RI No. 2 Tahun 2020. Hasil menunjukkan bahwa 85% anak memiliki status gizi baik, sementara 15% tergolong gizi kurang. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun mayoritas anak tumbuh sesuai standar, masih ada sebagian kecil yang perlu perhatian khusus dalam hal pemenuhan gizi. Peran posyandu sebagai wadah pemantauan dan edukasi gizi terbukti penting dalam mendukung pertumbuhan anak yang optimal. Edukasi kepada orang tua serta dukungan dari pemerintah desa diperlukan untuk mencegah dan menangani kasus gizi kurang secara berkelanjutan.</p>2026-06-27T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 KANAKA: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dinihttps://ejournal.nusantaraglobal.ac.id/index.php/kanaka/article/view/6567Peran Program Parenting dalam Meningkatkan Partisipasi Orang Tua pada Layanan PAUD Holistik Integratif di PAUD Fatimah Baki2026-06-18T22:56:56+00:00Rania Maharanisaffamaharani846@gmail.comendah tejaendah.teja@staff.uinsaid.ac.id<p>Keterlibatan orang tua merupakan faktor kunci keberhasilan layanan PAUD Holistik Integratif, namun banyak lembaga PAUD yang belum mampu melaksanakan program parenting secara terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan program parenting sebagai upaya meningkatkan keterlibatan orang tua dalam mendukung pengasuhan Holistik Integratif di PAUD Fatimah Baki. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara mendalam serta analisis data model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAUD Fatimah Baki telah melaksanakan program parenting secara terstruktur melalui pertemuan rutin tiga bulan sekali, buku penghubung mingguan, komunikasi via WhatsApp, serta kegiatan bank sampah dan akhirussanah sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor. Program-program tersebut terbukti meningkatkan kesadaran dan keterlibatan orang tua dalam pengasuhan anak secara holistik integratif.</p>2026-06-27T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 KANAKA: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dinihttps://ejournal.nusantaraglobal.ac.id/index.php/kanaka/article/view/6617PERAN KOMUNIKASI EMPATIK DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRIAN ANAK DI RA ASMAUL HUSNA BAKI2026-06-18T22:55:02+00:00Rania Maharanisaffamaharani846@gmail.comHery SetyaHery.Setiyatna@staff.uinsaid.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran komunikasi empatik guru dalam meningkatkan kemandirian anak di RA Asmaul Husna Baki. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi empatik diterapkan melalui sikap mendengarkan aktif, memberikan dukungan emosional, dan penggunaan bahasa yang positif. Penerapan komunikasi tersebut membantu meningkatkan kemandirian anak dalam merawat diri, menyelesaikan tugas, bertanggung jawab, serta berinteraksi dengan teman sebaya. Dengan demikian, komunikasi empatik guru berperan penting dalam mendukung perkembangan kemandirian anak usia dini secara menyeluruh.</p>2026-06-27T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 KANAKA: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dinihttps://ejournal.nusantaraglobal.ac.id/index.php/kanaka/article/view/6663Pengembangan Instrumen Penilaian Sosial Emosional Usia 5-6 Tahun di PAUD Senyum Ananda2026-06-18T04:31:56+00:00Shafa Zahrashafazas@gmail.com<p>This study aims to describe and analyze the social-emotional development of <br>children aged 5–6 years in an early childhood education unit (PAUD) based <br>on direct observation results using a standardized assessment instrument. <br>Observations were conducted on 10 students using an instrument covering five <br>main indicators: playing with peers, sharing, good manners, appreciating <br>others' work, and expressing feelings. The validity analysis showed that 7 out <br>of 10 items were declared valid with an Alpha Cronbach reliability coefficient <br>of 0.583. The average student score was 33.20 out of a maximum score of 40, <br>with 5 students in the Berkembang Sangat Baik (BSB) category and 5 students <br>in the Berkembang Sesuai Harapan (BSH) category. These results indicate <br>positive social-emotional development that is in accordance with the PAUD <br>learning achievement standards.</p>2026-06-27T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 KANAKA: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dinihttps://ejournal.nusantaraglobal.ac.id/index.php/kanaka/article/view/6706Fenomena Gentle Parenting Pada Keluarga Muda dan Pengaruh Terhadap Kemandirian Anak Usia Dini2026-06-18T04:24:54+00:00Muti'ah Mustakimmutiah0502@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fenomena gentle parenting pada keluarga muda serta pengaruhnya terhadap kemandirian anak usia dini. Gentle parenting merupakan pola pengasuhan yang menekankan empati, komunikasi positif, dan penghargaan terhadap perasaan anak dalam proses pembentukan perilaku. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan gentle parenting berpengaruh positif terhadap perkembangan kemandirian anak, seperti kemampuan mengurus kebutuhan diri, mengambil keputusan sederhana, bertanggung jawab terhadap tugas, serta memiliki rasa percaya diri yang lebih baik. Selain itu, interaksi yang hangat dan suportif antara orang tua dan anak membantu menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan sosial dan emosional anak. Dengan demikian, gentle parenting dapat menjadi alternatif pola asuh yang efektif dalam meningkatkan kemandirian anak usia dini pada keluarga muda<br>Kata Kunci : Gentle Parenting, Keluarga Muda, Kemandirian Anak, Anak Usia Dini.</p>2026-06-27T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 KANAKA: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dinihttps://ejournal.nusantaraglobal.ac.id/index.php/kanaka/article/view/6778Visualisasi Efektivitas Metode Storytelling Terhadap Literasi Dini Melalui Dashboard Data2026-06-21T15:50:41+00:00Elias Laureeliaslaure89@gmail.com<p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting dalam pengembangan kemampuan literasi anak. Penelitian kuantitatif deskriptif ini bertujuan mengetahui efektivitas metode storytelling terhadap literasi dini anak usia 4–6 tahun melalui visualisasi dashboard data di PAUD Efata Bello, Kelurahan Bello, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Subjek penelitian berjumlah 10 anak yang dipilih dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui observasi dan lembar penilaian perkembangan literasi Dini meliputi kemampuan menyimak, mengenal huruf, mengingat, dan menceritakan kembali cerita sederhana, lalu dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan metode storytelling berpengaruh positif. Sebanyak 55% anak berada pada kategori tinggi, 20% sedang, dan 25% rendah. Visualisasi dashboard data menunjukkan peningkatan kemampuan menyimak, penguasaan kosakata, dan menceritakan kembali isi cerita setelah penerapan metode storytelling. Kesimpulannya, storytelling efektif meningkatkan literasi dini anak</p>2026-06-27T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 KANAKA: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini