EDUBINA: Jurnal Pembelajaran Pendidikan Dasar https://ejournal.nusantaraglobal.ac.id/index.php/edubina <p><strong>EDUBINA: Jurnal Pembelajaran Pendidikan Dasar</strong> is a peer-reviewed academic journal published by the Primary School Teacher Education Study Program of Institut Pendidikan Nusantara Global. This journal is dedicated to the dissemination of high-quality research and scholarly work in the field of primary education. It focuses on innovative teaching practices, curriculum development, learning strategies, assessment methods, and educational policies related to elementary-level education. EDUBINA provides a platform for educators, researchers, and practitioners to share insights, research findings, and practical experiences that contribute to the advancement of teaching and learning in primary education. The journal welcomes interdisciplinary approaches and encourages studies addressing current challenges and innovations in the field. The journal is published twice a year, in <strong>June</strong> and <strong>December</strong>, with <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20250707460025853" target="_blank" rel="noopener"><strong>e-ISSN 3109-273X</strong>.</a></p> Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Institut Pendidikan Nusantara Global en-US EDUBINA: Jurnal Pembelajaran Pendidikan Dasar Kolokasi dalam narasi tentang liburan siswa kelas V di SDN Layungsari 2 kota bogor https://ejournal.nusantaraglobal.ac.id/index.php/edubina/article/view/4717 <p>Kolokasi leksikal menjadi titik fokus utama. Anak-anak SD menghadapi tantangan dalam memilih kata-kata yang tepat untuk menggambarkan pengalaman liburan mereka dengan jelas dan menarik. Dalam menghadapi permasalahan ini, penting bagi guru untuk membimbing siswa dalam memperluas kosakata mereka, memilih kata-kata yang sesuai dengan konteks liburan, dan menggabungkan kolokasi leksikal dengan cara yang kreatif untuk membangun cerita yang menarik dan berkesan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kolokasi leksikal kata dalam narasi tentang liburan siswa kelas V. Jenis penelitian ini adalah metode korpus linguistik dengan pendekatan kualitatif. Data yang di gunakan dalam penelitian ini berupa data tertulis, yaitu karangan narasi tentang liburan siswa kelas V. Data yang di ambil sebanyak 22 siswa. Peneliti menganalisis hasil tulisan siswa dengan aplikasi AntConc. Hasil penelitian ini menunjukkan Pola kolokasi leksikal yang paling sering muncul dalam narasi liburan siswa kelas V SDN Layungsari 2 yaitu pola kololasi dari kata sifat + kata kerja, kata kerja + kata benda, kata keterangan+ kata sifat, dan karta kerja +kata keterangan.. Penulisan liburan merupakan pengungkapan kata kebahagiaan dari para siswa dan lokasi tempat yang menunjukkan kata benda. Hasil ini menunjukkan bahwa pola kolokasi leksikal yang digunakan siswa mencerminkan kecenderungan mereka untuk mengekspresikan kebahagiaan, mendeskripsikan aktivitas, dan menyebutkan lokasi secara jelas, sehingga mendukung fungsi narasi liburan sebagai media pengungkapan pengalaman pribadi dan emosi.</p> Fikhi Rahmatillah Fachri Helmanto Anne Effane Copyright (c) 2025 Fikhi Rahmatillah, Fachri Helmanto, Anne Effane https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2025-12-17 2025-12-17 1 2 37 50 HAMBATAN DAN STRATEGI MANAJEMEN KELAS DALAM MENGHADAPI PERILAKU AGRESIF SISWA DI SEKOLAH DASAR https://ejournal.nusantaraglobal.ac.id/index.php/edubina/article/view/4756 <p><span style="font-weight: 400;">Perilaku agresif siswa sekolah dasar merupakan persoalan kompleks yang berdampak pada kualitas pembelajaran serta iklim kelas secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab perilaku agresif, dampaknya terhadap pembelajaran, hambatan yang dihadapi guru, serta strategi guru dalam mengelola perilaku tersebut. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menyeleksi artikel yang dipublikasikan antara tahun 2015–2025. Dari 22 artikel yang ditemukan, 15 memenuhi kriteria inklusi. Hasil kajian menunjukkan bahwa perilaku agresif siswa berakar pada kombinasi faktor internal, seperti rendahnya kontrol emosi, frustasi, dan perbedaan temperamen, serta faktor eksternal, seperti pola asuh orang tua, pengaruh lingkungan sosial, dan paparan media. Perilaku ini mengganggu hubungan antar siswa dan menurunkan kualitas suasana belajar. Guru menghadapi berbagai kendala, terutama dalam pengelolaan emosi, keterbatasan strategi manajemen kelas, dan kurangnya dukungan dari pihak sekolah maupun orang tua. Strategi efektif yang ditemukan meliputi pendekatan behavioristik (aturan dan konsekuensi), kognitif (pemahaman dan konseling), humanistik (komunikasi empatik dan pendekatan personal), penguatan positif, keterlibatan orang tua, serta dukungan dari layanan bimbingan konseling dan kepemimpinan sekolah. Kajian ini menegaskan pentingnya penerapan pendekatan terpadu antara strategi pedagogis dan dukungan kelembagaan untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mencegah perilaku agresif siswa.</span></p> Shafira Ramadhani Putri Clandra Hafizh Agraprana Sri Marmoah Copyright (c) 2025 Shafira Ramadhani, calandra hafizh, Sri Marmoah https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2025-12-18 2025-12-18 1 2 51 61 PENERAPAN METODE DEMONSTRASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN SISWA KELAS I SD NEGERI SEPATAN 1 KECAMATAN SEPATAN KABUPATEN TANGERANG https://ejournal.nusantaraglobal.ac.id/index.php/edubina/article/view/5443 <p><em>Dengan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK), studi ini memiliki tujuan guna menambah capaian hasil belajar peserta didik kelas satu di SDN Negeri Sepatan pada mata pelajaran matematika khususnya materi pengurangan serta penjumlahan. Peningkatan pembelajaran melalui bantuan PTK ini berlangsung selama dua siklus. Peneliti melaksanakan studi ini pada kelas I SD Negeri Sepatan 1 tahun ajaran 2024-2025. Jumlah siswa di kelas I sebanyak 30 peserta didik, terdiri atas 16 peserta didik perempuan serta 14 peserta didik laki-laki. Setelah implementasi metode demonstrasi serta alat peraga dalam kegiatan peningkatan pembelajaran, capaian skor peserta didik meningkat. Sebagaimana data yang diperoleh hanya 12 anak, atau 40% dari total peserta, memperoleh skor lebih dari KKM dalam kegiatan pembelajaran pra-siklus dari 30 siswa peserta didik. Sebanyak 22 atau 79,33% dari 30 peserta didik saat siklus I dilaksanakan memperoleh skor lebih dari KKM. Ketika pelaksanaan siklus II, capaian skor siswa meningkat signifikan, dari 30 peserta didik, sejumlah 28 peserta didik telah berhasil meraih skor lebih dari KKM yang diterapkan yakni 70, dengan proporsi 98,33%. Berdasarkan data yang didapatkan, capaian peserta didik kelas I SD Negeri Sepatan 1 tahun ajaran 2024-2025 pada mata pelajaran matematika materi pengurangan serta penjumlahan memapu dioptimalkan melalui implementasi teknik demonstrasi beserta alat peraga.</em></p> Cici Aminah Copyright (c) 2025 Cici Aminah https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2025-12-19 2025-12-19 1 2 62 70 PENGGUNAAN MEDIA KONKRET UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP NILAI TEMPAT DALAM PELAJARAN MATEMATIKA BAGI SISWA KELAS II SD NEGERI 4 SENDANG ASIH TAHUN PELAJARAN 2024/2025 https://ejournal.nusantaraglobal.ac.id/index.php/edubina/article/view/5446 <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep nilai tempat pada siswa kelas II SD Negeri 4 Sendang Asih melalui penggunaan media konkret. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang terdiri dari dua siklus, masing- masing dua pertemuan. Media konkret yang digunakan adalah stik es krim dan kancing warna. Subjek penelitian adalah 12 siswa, terdiri dari 6 siswa laki-laki dan 6 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata- rata nilai siswa dari 57,00 pada pra-siklus menjadi 68,00 pada siklus I dan 80,00 pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar siswa juga meningkat dari 33,33% pada pra-siklus menjadi 58,33% pada siklus I dan mencapai 83,33% pada siklus II. Kesimpulannya, penggunaan media konkret terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep nilai tempat siswa, serta meningkatkan partisipasi aktif dan motivasi belajar mereka.</em></p> Hani Safitri Hidayah Copyright (c) 2025 Hani Safitri Hidayah https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2025-12-20 2025-12-20 1 2 71 79 PENGGUNAAN MEDIA UANG MAINAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN MATEMATIKA MATERI KESETARAAN PECAHAN MATA UANG PADA SISWA KELAS II UPT SDN 07 PETATAL KABUPATEN BATUBARA https://ejournal.nusantaraglobal.ac.id/index.php/edubina/article/view/5450 <p><em>Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa dan motivasi siswa dengan menerapkan pembelajaran melalui media uang mainan. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dua siklus. Pada tahun ajaran 2024/2025, siswa kelas II UPT SDN 07 Petatal, Kecamatan Datuk Tanah Datar, Kabupaten Batubara sebanyak 21 orang dijadikan subjek penelitian. Hasil belajar yang rendah, yaitu. dari 21 siswa, hanya 2 siswa yang berada di atas KKM, 3 siswa memperoleh hasil yang sama dengan KKM, dan 1 siswa lainnya berada di bawah KKM. Berdasarkan analisis awal, permasalahan ini disebabkan oleh ketidaktertarikan pembelajaran. Oleh karena itu, pembelajaran harus ditingkatkan. Dengan bantuan observasi dan tes, bahan penelitian dikumpulkan, yang kemudian dianalisis melalui deskripsi kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar klasikal siswa meningkat dari 61,9% pada siklus I menjadi 85,7% pada siklus II, dan motivasi belajar klasikal siswa meningkat dari 66,6% pada siklus I menjadi 85,7% pada siklus II. Berdasarkan kriteria keberhasilan, yaitu. kesempurnaan klasikal, dan hasil belajar serta motivasi belajar, yaitu. 85,7% dan motivasi belajar klasikal 85,7%, penggunaan media uang mainan dapat meningkatkan hasil belajar dan motivasi belajar matematika siswa kelas II di UPT SDN 07 Petatal pada pokok bahasan kesetaraan pecahan mata uang.</em></p> Hairunnisa Copyright (c) 2025 Hairunnisa https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2025-12-21 2025-12-21 1 2 80 90